foto

Presiden SBY. ANTARA/Widodo S. Jusuf

Komandan Paspampres Akui Pasukannya Lalai  

TEMPO.CO, Jakarta - Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayjen Agus Sutomo menyesalkan kejadian aksi "nyelonong" I Nyoman Minta, yang berjalan ke arah rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat pertunjukan Aerobatik ASEAN Fair 2011 di Nusa Dua, Senin, 24 Oktober 2011.

Menurut Agus, hal tersebut tak seharusnya terjadi. Agus pun mengakui kejadian tersebut juga merupakan kelalaian anak buahnya.

"Yang lengah ring 1, 2, dan 3. Anggota yang sudah ditempatkan di sektor tidak konsisten dan tidak bertanggung jawab. Tidak konsisten dengan tugasnya, lalai," kata dia kepada wartawan di kompleks Istana Negara, Jakarta, Selasa, 25 Oktober 2011.

Agus menjelaskan, tanggung jawab pengamanan yang dilakukan dalam acara tersebut terdiri dari tiga lapis. Ring 2-3 menjadi tanggung jawab Kepolisian (Polda Bali) dan TNI (Kodam Udayana) wilayah setempat, sedangkan ring 1 menjadi tanggung jawab utama Paspampres.

Menurut dia, tempat kejadian adalah perbatasan antara ring 2 dan ring 1. Saat itu merupakan sesi terakhir di mana ada pertunjukan aerobatik di udara yang ternyata juga menyita perhatian beberapa petugas yang berjaga di titik masing-masing.

Pada saat itulah Pak Nyoman yang merupakan petugas pembersih pantai hendak pulang dan melewati tempat yang biasa ia lewati sehari-hari, yang menjadi lokasi peresmian ASEAN Fair oleh Presiden.

"Baru beberapa meter dari ring 1, tepatnya 8 meter dari Presiden, Pak Nyoman ditahan oleh satu anggota Kodam dan dua anggota Paspamres. Dibawa secara ramah ke dalam (menjauhi posisi Presiden). Reaksi di ring 1 sudah cepat walau seharusnya tidak boleh sedekat itu," ujarnya.

Usai kejadian, Agus langsung mengumpulkan anggotanya dan mengevaluasi kejadian tersebut. Beberapa anggota yang dianggap lalai langsung diberikan sanksi. "Itu internal, tak perlu saya kasih tahu. Tapi yang jelas, saya selalu ingatkan kepada anggota saya, ada reward dan punishment," kata dia.

MUNAWWAROH