Topik
Lima Domba dan Pemiliknya Tewas Disambar Petir
TEMPO.CO, Bogor - Damun, 38 tahun, dan lima ekor domba miliknya tewas seketika akibat tersambar petir di Kampung Sukamekar RT 2/9, Desa Ciomas, Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa 25 Oktober 2011, petang.
Damun meregang nyawa ketika menjual domba-dombanya itu kepada dua pedagang hewan kurban, Raswin dan Deni. Dua orang terakhir ini juga ikut tersambar namun luput dari maut kendati tubuhnya menderita luka bakar dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Marzuki Mahdi.
Seorang saksi mata, Suharto, 45 tahun, mengatakan, korban tersambar petir ketika usai mengantar Raswin melihat domba di kandang miliknya. Saat itu, transaksi memang dijalankan keduanya di tengah hujan deras diiringi angin kencang.
“Ketiganya luka di punggung. Mereka sudah melihat kambing untuk kurban," ujar dia.
Selain menewaskan warga dan lima ekor kambing, cuaca buruk juga merusak ratusan rumah dan menumbangkan tujuh pohon jenis Mangga, Filcium, Kenari dan Angsana di Jalan Pemuda, Jalan Azimar, dan Jalan Heulang.
"Pohon tersebut melintang di tengah jalan. Sekarang sudah dibersihkan," kata Kepala Bidang Pertamanan Kota Bogor, Dian Herdiawan melalui pesan singkat kepada Tempo, Selasa malam.
ARIHTA U SURBAKTI





