foto

TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Jelang KTT Eropa, Indeks Hanya Naik Tipis 4 Poin  

TEMPO.CO, Jakarta - Satu hari menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Eropa, Rabu, 26 Oktober 2011, bursa regional bergerak datar dan beragam. Investor bersikap hati-hati sambil menunggu hasil pertemuan para pemimpin Eropa besok. Apa yang akan dihasilkan dan bisa dilaksanakan Uni Eropa untuk dapat segera mengatasi krisis utang kawasan menjadi fokus investor?

Jadi, pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa, 25 Oktober 2011, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia ditutup hanya naik tipis 3,696 poin (0,1 persen) ke level 3.710,478. Indeks sebelumnya sempat menguat hingga ke level 3.733.

Analis dari PT Finan Corfindo Nusa, Helen, menjelaskan, bervariasinya pergerakan bursa regional dan menjelang KTT Eropa, investor lebih memilih bersikap wait and see, yang membuat indeks hanya menguat tipis. Keluarnya beberapa laporan keuangan emiten triwulan ketiga 2011 yang masih menunjukkan pertumbuhan agak terbebani oleh faktor eskternal. “Ini yang membuat indeks bergerak datar dan hanya menguat tipis,” kata Helen.

Selain itu, indeks kemarin juga sudah naik kencang, membuat mereka lebih memilih merealisasikan keuntungannya menjelang pertemuan tingkat tinggi Eropa, Rabu besok.

Investor ingin memperoleh kepastian terlebih dahulu apa yang dapat dicapai oleh para pemimpin Eropa besok dalam mengatasi krisis utang serta langkah konkret seperti apa yang dapat meredam penyebaran krisis utang ini ke negara lainnya serta ke sistem perbankan Eropa.

Volume perdagangan mencapai 3,91 miliar saham, di mana nilai transaksi mencapai Rp 3,8 triliun, serta frekuensi 114,8 ribu kali. Harga 98 saham naik, 110 saham turun, serta 89 saham lainnya stagnan. Dan investor asing mencatat pembelian bersih Rp 192,6 miliar.

Saham-saham yang menyelamatkan indeks dari kejatuhan kali ini, antara lain PT Telkom (TLKM) naik Rp 100 ke Rp 7.350, Adaro (ADRO) menguat Rp 50 ke Rp 2.000, Bank BCA naik Rp 50 ke Rp 8.000, Astra International (ASII) menguat Rp 250 ke Rp 68.000, serta Indo Mobil (IMAS) juga menguat Rp 650 ke Rp 12.400 per saham.

Dari kawasan regional, bursa Shanghai menguat 1,66 persen, bursa Hong Kong naik 1,05 persen, bursa Singapura menguat 0,33 persen. Sedangkan bursa Tokyo turun 0,92 persen, bursa Seoul terkoreksi 0,51 persen, serta bursa Australia juga melemah 0,6 persen.

VIVA B. KUSNANDAR