indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

SBY ke Bandung Disambut Demo

SBY ke Bandung Disambut Demo

Sejumlah mahasiswa ITB berunjuk rasa memperingati 2 tahun kinerja SBY-Boediono, Kamis (20/10). Sejumlah organisasi mahasiswa mendatangi Gedung Sate dengan agenda masing-masing namun sama-sama mengkritik kinerja presiden dan wakil presiden. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Bandung - Aksi unjuk rasa sejumlah elemen mahasiswa mewarnai kunjungan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono di PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Jawa Barat. Para mahasiswa itu menggelar aksinya di depan pos jaga gerbang masuk Kompleks Bandara Husein Sastranegara yang ditutup.

Dalam aksi itu para mahasiswa menuding Prediden SBY gagal. "SBY gagal dan patut minta maaf kepada rakyat Indonesia," kata Presiden REMA Universitas Pendidikan Indonesia, Ali Mahfud, di sela aksi itu, Rabu, 26 Oktober 2011.

Pengunjuk rasa menggelar aksi teatrikal dengan membawa pocongan yang bagian wajahnya ditempeli gambar SBY. Mahfud mengatakan itu simbol matinya peran SBY sebagai presiden yang gagal menjalankan roda pemerintahan. "Tujuh tahun SBY tidak bisa memberikan kepastian hukum dan mensejahterakan rakyat Indonesia," katanya.

Dia beralasan, sejumlah kasus yang tak jelas juntrungannya seperti kasus bailout Century dan kasus Nazaruddin, soal lumpur Lapindo yang terus berlarut, hingga batalnya pengesahan RUU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial karena pemerintah lamban. "Indonesia seolah-olah tidak punya presiden," kata Mahfud.

Para mahasiswa meminta agar bisa masuk ke dalam kompleks bandara di Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara menuju PT Dirgantara Indonesia yang tengah dikunjungi Presiden SBY. Pintu gerbang utama ditutup, barisan polisi berjaga di depan gerbang. Mahasiswa yang dihadang masuk lalu mengacungkan alas kakinya ke atas. "Kami di sini hanya menyampaikan aspirasi bahwa SBY gagal," kata seorang di antara pengunjuk rasa itu.

Kelompok mahasiswa lainnya menggelar aksi jalan mundur sambil meneriakkan desakan agar SBY mundur. Kelompok itu mencoba mendorong barisan polisi sambil berjalan mundur. "SBY mundur sekarang juga!" kata pengunjuk rasa dari Pengurus Wilayah KAMMI Jawa Barat.

AHMAD FIKRI

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X