Mahfud MD. TEMPO/Aditia Noviansyah
Berita Terkait
- Tjipta Lesmana Sebut Soal Capres Lembaga Survei Punya Kepentingan
- Survei Sugeng Sarjadi Syndicate Sebut Prabowo Calon Presiden Terpopuler
- Reform Institute: Pendukung Mega Lari ke Prabowo
- Aburizal, Capres Paling Populer Versi Reform Institute
- Demokrat Nilai Wajar Penurunan Tingkat Kepuasan Kinerja SBY-Boediono
Mahfud Md Lebih Populer dari Sri Mulyani untuk Calon Wapres
TEMPO.CO, Jakarta - Hasil survei Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) menunjukkan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md memiliki peluang paling besar menjadi calon wakil presiden pada Pemilu 2014. Mahfud mengalahkan popularitas pesaing beratnya, bekas Menteri Keuangan Sri Mulyani.
"Popularitas Mahfud 15,6 persen sedangkan Sri Mulyani 8,0 persen," tulis hasil survei SSS dalam siaran persnya, Rabu 26 Oktober 2011.
Survei yang melibatkan 1.318 responden itu memilih Mahfud karena berbagai alasan. Sebagai akademisi, sebanyak 44,8 persen responden menganggap Mahfud jujur, sebanyak 24,1 persen menganggap ia pandai, dan 12,6 persen menilai Mahfud tegas.
Sebagai ahli hukum, 42,9 persen menganggap Mahfud jujur, tegas (25,2 persen), dan berwibawa (11,8 persen).
"Kejujuran dan kepandaian adalah karakter calon wakil presiden yang diharapkan publik," kata Toto Sugiarto, penanggung jawab SSS di Four Seasons Hotel, Jakarta, 26 Oktober 2011.
Terdapat pula sederet nama tokoh nasional yang berada di bawah popularitas Mahfud dan Sri Mulyani sebagai calon wakil presiden. Mereka adalah Kepala Staf TNI Letnan Jenderal Pramono Edhie Wibowo dengan popularitas 7,1 persen, Din Syamsuddin (6,8 persen), Said Agil Siradj (6,3 persen), Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Joko Suyanto (3,9 persen), serta politikus PDI Perjuangan Puan Maharani (3 persen).
Toto yakin hasil survei yang digelar pada 3-8 Oktober 2011 itu bisa menjadi tolok ukur memperbaiki negeri melalui pemilu tiga tahun mendatang. Sebab survei ini dinilai memiliki tingkat kepercayaan hingga 95 persen. "Tingkat kesalahannya 2,69 persen," ucap dia.
TRI SUHARMAN





