TEMPO/Arif Fadillah
Topik
Infografis
159 SMS Penipuan Dilaporkan ke Polisi
TEMPO.CO, Jakarta - Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia melaporkan sebanyak 159 jenis pesan singkat atau SMS yang diduga bentuk penipuan ke kepolisian. "Kemarin kami sudah kirim (laporan) SMS-SMS terkait penipuan ke polisi," kata anggota BRTI Heru Sutadi kepada Tempo melalui pesan singkat, Rabu, 26 Oktober 2011.
Heru mengatakan, pesan singkat berbau penipuan itu berupa SMS yang meminta transfer dana ke rekening tertentu dan undian. Dia juga tidak mempertegas jika pesan singkat yang diduga menipu pelanggan itu melibatkan content provider atau tidak. "SMS ini dikirim secara acak, bisa dengan mesin atau personal," katanya.
Menurut Heru, laporan SMS penipuan itu disampaikan juga ke Bank Indonesia dan Kementerian Sosial. Tujuannya, untuk mengetahui benar tidaknya pesan singkat itu.
BRTI mengevaluasi SMS Spam (sampah) yang diduga berisi penipuan setelah menerima banyaknya keluhan masyarakat. Badan Regulasi pun pada 18 Oktober menerbitkan surat kepada semua operator seluler yang berisi perintah menghentikan (un-registrasi) untuk sementara SMS Spam, SMS Premium dan Ring Back Tone (RBT). BRT juga menerima keluhan masyarakat atas SMS Premium dan RBT yang terus menyedot pulsa pelanggan meskipun tak dikehendaki.
Pada evaluasi pertama, 10 operator seluler kepada BRTI menyatakan telah menghentikan SMS Premium maupun pesan berupa broadcasting komersial. Namun, operator seluler tidak dapat menghentikan RBT karena masa berlakunya masih aktif.
Atas evaluasi itu, Badan Regulasi kemudian mengeluarkan surat teguran kepada operator seluler. BRTI juga akan mengevaluasi para operator dan content provider sekali seminggu selama tiga bulan sampai 31 Desember 2011.
Adapun ihwal SMS penipuan itu, Heru sebelumnya mengatakan BRTI akan bekerja sama dengan Kementerian Sosial untuk mencari tahu kebenaran isi undian dalam pesan singkat yang diterima pelanggan. "Setiap undian harusnya terdaftar di Kementerian Sosial, kalau tidak berarti itu ilegal," ujarnya.
RUSMAN PARAQBUEQ





