foto

Flexi

Bangun Pemancar, Flexi Kucurkan Rp 30 Miliar

TEMPO.CO, Malang - PT Telekomunikasi Indonesia Divisi Flexi Malang mengucurkan dana sebesar Rp 30 miliar untuk membangun 44 Base Transceiver Station (BTS) untuk teknologi Evolution Data Only (EvDo). “Infrastruktur layanan data berkecepatan tinggi ini diprioritaskan pada kawasan dengan trafik broadband tinggi, seperti kampus, perumahan dan obyek wisata,” kata Budi Santoso, Manajer Komersial Telkom Flexi Malang, Rabu, 26 Oktober 2011.

Budi menuturkan, pangsa pasar Flexi di Malang masih kecil. Namun, dengan layanan FlexiNet Broadband dan EvDO, Telkom optimistis ceruk pasar akan naik karena memiliki layanan bermutu tinggi.



Saat ini Flexi menduduki posisi kedua di Malang setelah Telkomsel. Dengan layanan EvDo pendapatan broadband Flexi ditargetkan naik dari 10 persen saat ini menjadi 20 persen beberapa tahun ke depan. Begitu pula dengan jumlah pelanggan yang ditargetkan meningkat dari 1,7 juta menjadi 2 juta orang.

Sutrisno, Manajer Jaringan Flexi mengatakan, kecepatan broadband EvDO mencapai 3 megabites per second (mbps) sehingga sangat memadai untuk layanan video maupun data. Sebelum ada teknologi EvDO, pelanggan memanfaatkan layanan FlexiNet dengan kecepatan 10 mbps.

ABDI PURMONO