Presiden European Council Herman Van Rompuy (kanan) dan presiden European Commission Jose Manuel Barroso dalam pertemuan Eropa untuk mengatasi krisis keuangan Yunani di Brussels (27/10). AP/Virginia Mayo
Topik
Infografis
Eropa Kondusif, Indeks Kembali Melonjak
TEMPO.CO, Jakarta - Perkembangan positif dari Eropa serta menguatnya bursa Wall Street yang kemudian diikuti oleh bursa Asia kembali memicu lonjakan indeks lokal. Menguatnya saham perkebunan, perbankan, dan pertambangan berhasil mengantar indeks kembali berada di atas 3.800 untuk pertama kalinya sejak 19 September lalu.
Dalam perdagangan hari ini, Kamis, 27 Oktober 2011, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia ditutup naik 74,397 poin (1,99 persen) ke level 3.813,004.
Analis dari PT Millenium Danatama Securities, Abidin menjelaskan, naiknya indeks Dow Jones lebih dari 160 mampu diikuti oleh indeks bursa Asia menjadi katalis positif bagi pergerakan indeks lokal. Para pemimpin Eropa yang sepakat menambah dana talangannya empat kali lipat menjadi 1 triliun euro berhasil meningkatkan kepercayaan investor bahwa Uni Eropa akan mampu mengatasi krisis utang kawasan.
Uni Eropa juga berhasil mencapai kesepakatan dengan para kreditor Yunani untuk memangkas utangnya lebih dari 50 persen direspon sangat positif oleh pasar. Karena, ini meruapakn jalan satu–satunya agar Negeri Para Dewa ini bisa keluar dari lilitan utangnya.
Dari faktor domestik, masih menurut Abidin, keluarnya laporan keuangan emiten triwulan ketiga 2011 masih menjadi pemicu bagi investor untuk memburu saham. "Karena sebagian besar laba emiten naik seiring tumbuhnya ekonomi domestik di atas 6 persen," kata Abidin.
Saham yang berpindah tangan mencapai 9,18 miliar saham senilai Rp 7,92 triliun serta frekuensi 179,8 ribu kali transaksi. Harga 223 saham naik, 30 saham turun, serta 56 saham lainnya stagnan. Dan investor asing kembali mencatat pembelian bersih Rp 586,3 miliar.
Saham–saham yang mendongkrak indeks kali ini antara lain: Bank Mandiri naik Rp 300 ke Rp 7.150, Bumi Resources menguat Rp 150 menjadi Rp 2.400, XL Axiata naik Rp 300 ke Rp 5.550. Saham Bank BRI naik Rp 100 ke Rp 6.750, Perusahaan Gas Negara naik Rp 100 ke Rp 3.000, serta Tambang Bukit Asam juga menguat Rp 950 menjadi Rp 18.200 per saham.
Bursa Hong Kong sore ini ditutup melonjak 3,26 persen memimpin penguatan bursa Asia, diikuti bursa Singapura 2,89 persen, lalu bursa Sydney 2,4 persen. Bursa Tokyo naik 2,04 persen, bursa Seoul menguat 1,46 persen, serta bursa Kuala Lumpur juga naik 0,9 persen.
VIVA B. KUSNANDAR





