AP/Wilfredo Lee
Topik
Dipukul Harga Bahan Baku, Laba Ford Anjlok
TEMPO.CO, Michigan - Produsen mobil negeri abang sam, Ford Motor Company mengalami penurunan keuntungan lantaran gagalnya penjualan di pasar Asia dan Eropa. Selain itu, penyebabnya anjloknya laba raksasa otomotif dunia ini yakni harga bahan baku yang semakin mahal.
Profit yang diraih pada kuartal ketiga tahun ini turun dari US$ 1,98 milyar menjadi US$ 1,6 milyar. Penurunan keuntungan itu salah satunya terjadi karena ada kerugian sebesar US$ 350 juta akibat kenaikan harga logam dari yang sudah diperkirakan sebelumnya.
Kemungkinan terburuk dari hal ini ialah tidak dibagikannya dividen bagi pemegang saham, seperti yang sudah terjadi sejak 2006. “Perusahaan tak akan membicarakan dividen sebelum ada perbaikan kinerja,” kata Chief Financial Officer Ford, Lewis Booth seperti dikutip BBC.
Perusahaan yang berbasis di Michigan ini pun menilai prospek bisnis Amerika Utara dan Cina kini melambat. Tetapi di Amerika, merek ini tetap paling laris, terbukti dari catatan penjualan yang menunjukkan ada kenaikan 14 persen ke level US$ 18 milyar.
Sementara itu pabrikan mobil Prancis, Peugeot Citroen berencana memberhentikan 6 ribu karyawan mereka untuk menghemat biaya. Sebabnya, pendapatan mereka turun 1,6% menjadi 9,3 milyar euro atau US$ 12,9 milyar pada kuartal ketigas lalu, akibat kontraksi tajam di pasar Eropa. Saat ini, penjualan juga turun 3 persen menjadi 6.69 milyar eurodi kuartal ini, turun 3% dari tahun sebelumnya.
Peugeot mengatakan pemecatan karyawanitu akan menghemat biaya perusahaan hingga 800 milyar euro pada 2012. "Strategi kami yakni bisa menjaring pasar yang lebih luas di segmen kelas atas,” demikian pernyataan resmi perusahaan itu. .
FERY FIRMANSYAH





