TEMPO/Seto Wardhana
Topik
BCA Kembangkan Bisnis Asuransi CSI
TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk mengepakkan sayap usaha barunya, yaitu bisnis asuransi PT Central Sejahtera Insurance (CSI). "Kami satu-satunya lembaga asuransi di bawah grup BCA," ujar Direktur Utama CSI Gregorius Hariyanto, Kamis, 27 Oktober 2011.
Gregorius menyatakan, CSI pertama kali dikenalkan pada 1988 dengan nama PT Asuransi Ganesha Ciptadanamas. Kemudian pada 2006 berganti nama menjadi PT Transpasific General Insuransi, dan terakhir 2011 berubah menjadi PT Central Sejahtera Insurance.
Awal 2011 ini, dia melanjutkan, modal perdana yang disuntikkan mencapai Rp 40 miliar dengan komposisi kepemilikan mayoritas saham masih dipegang Dana Pensiun BCA sebesar 75 persen serta PT BCA Finance 25 persen. Tahun 2012 ditargetkan suntikan dana sekitar Rp 70 miliar dan 2014 mendatang sebesar Rp 100 miliar.
Modal itu diprediksi tersedot untuk pengembangan sayap usaha dengan pembukaan empat kantor cabang baru di Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Semarang. "Kalau empat kota ini kita sudah kuasai, maka mudah untuk melakukan ekspansi ke depannya," ujarnya.
Segera menyusul empat kantor cabang baru di Malang, Semarang, Medan, dan Makassar.
Gregorius menyatakan, tahun pertama pendirian CSI masih menggunakan jalur bisnis anak perusahaan Grup BCA, seperti bisnis ATM, kredit pembiayaan kendaraan bermotor, dan properti. "Karena satu grup dengan BCA, satu kemudahan buat kami," tutur dia. "Pangsa pasar kami mungkin sudah masuk nomor dua atau tiga."
CSI menargetkan hingga akhir tahun ini mampu mengumpulkan premi dari nasabah antara Rp 70-72 miliar. Hingga September ini sudah terkumpul sekitar Rp 60 miliar. Tahun depan CSI menargetkan pemasukan hingga 4 kali lipat pemasukan tahun ini. "Lompatan besarnya memang akan terjadi tahun depan," ujar dia.
Ia mengakui, mayoritas pemasukan CSI masih berasal dari grup BCA. Komposisinya sekitar 90 persen berasal dari pembiayaan kredit kendaraan bermotor dan sisanya dari kredit biasa. Seperti properti, "Kami pelan-pelan ingin geser komposisinya, tapi bukan nilanya," kata dia.
JAYADI SUPRIADIN





