foto

Komodo. ANTARA/Yudhi Mahatma

SMS Dukung Komodo Ikut Dievaluasi BRTI

TEMPO.CO, Jakarta - Pesan singkat atau SMS yang berisi ajakan mendukung Komodo sebagai keajaiban dunia ikut dievaluasi oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). "Ya, kami evaluasi juga karena SMS ini mulanya tidak gratis," kata anggota BRTI Heru Sutadi di Kantor Ditjen Pos dan Telekomunikasi seusai bertemu dengan para pemimpin operator seluler pada Kamis sore, 27 Oktober 2011.

Dia mengatakan, SMS dukung Komodo ini menggunakan layanan SMS murah yang disebar ke banyak tujuan atau broadcast. Pesan ini mulanya berbayar, namun setelah maraknya keluhan soal SMS Premium dan Ring Back Tone (RBT) yang menyedot pulsa pelanggan, berubah menjadi gratis.

Wakil Ketua BRTI Muhammad Budi Setiawan pada saat konferensi pers mengatakan, SMS broadcast ini masuk dalam bagian yang akan direvisi oleh Badan Regulasi pada Peraturan Menteri Kominfo Nomor 1 tahub 2009 tentang Jasa Pesan Premium dan Pengiriman SMS Ke Banyak Tujuan.
"Bisa saja ada pelarangan SMS murah ke banyak tujuan," katanya.

Direktur Jenderal Pos dan Telekominikasi ini mengatakan, SMS broadcast itu telah dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk menipu pelanggan. Di antaranya dengan mengirimkan pesan singkat yang berisi permintaan ditransfer dana ke rekening tertentu dan berisi undian. BRTI menilai pesan singkat seperti itu adalah bentuk penipuan.  "Ini sudah dilaporkan ke Kepolisian," kata Heru Sutadi.

RUSMAN PARAQBUEQ