Sriwijaya FC. TEMPO/Firman Hidayat
Topik
Infografis
Persiwa dan Sriwijaya Terancam Tidak Ikut Liga Prima
TEMPO.CO, Jakarta - CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) Widjajanto mengatakan Mitra Kukar telah melengkapi dokumen persyaratan untuk mengikuti Indonesia Premier League (IPL). Dengan begitu, Mitra Kukar akan ambil bagian dalam IPL yang akan mulai bergulir 26 November mendatang.
"Mitra Kukar sudah kirim formulir, tinggal Persiwa (Wamena) dan Sriwijaya (FC) yang belum," katanya melalui pesan singkat, Kamis malam 27 Oktober 2011.
PT Liga Prima Indonesia Sportindo, selaku operator kompetisi IPL, Rabu malam mengumumkan 18 klub peserta IPL. Klub-klub tersebut yaitu Persiraja, PSMS, Semen Padang, Persib, Persija, Persijab Jepara, Persiba Bantul, Persibo Bojonegoro, Persebaya, Persema, Arema, PSM Makasar, Bontang FC, Persidafon, Persiwa, Persipura, Mitra kukar, dan Sriwijaya FC.
Namun tiga dari 18 klub itu belum melengkapi dokumen. Ketiganya yaitu yakni Persiwa, Mitra Kukar, dan Sriwijaya FC. Untuk itu pihaknya menunggu ketiga klub itu melengkapi dokumen sampai pukul 16.00 wib sore tadi. Namun hingga tenggat tersebut, hanya Mitra Kukar yang melengkapi dokumen.
Widjajanto mengatakan pihaknya menyerahkan nasib dua klub yang belum melengkapi dokumen, yakni Persiwa dan Sriwijaya FC, ke Komite Kompetisi PSSI. "Saya sudah laporkan ke Komite Kompetisi, mereka yang akan ambil keputusan," katanya.
Namun, dari arena Rapat Umum Pemegang Saham PT Liga Indonesia, Direktur PT Sriwijaya Optimis Mandiri Hendri Zainudin membantah Sriwijaya FC akan ikut Liga Prima. "Kami sayangkan sikap PSSI yang melakukan kebohongan publik, sebuah lembaga resmi sudah membuat satu kebohongan pada masyarakat bahwa kami sudah mengikuti liga prima (IPL), itu tidak betul," kata Direktur PT Sriwijaya Optimis Mandiri, perusahaan tempat Sriwijaya FC bernaung, Hendri Zainudin, dalam jumpa pers di Hotel Park Lane, Kamis, 27 Oktober 2011.
DWI RIYANTO AGUSTIAR





