Stadion Utama Sriwijaya di Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan. Dok. TEMPO/ Santirta M
Foto Terkait
Kontraktor Kebut Panggung untuk Pembukaan SEA Games
TEMPO.CO, Palembang - Panggung untuk acara pembukaan dan penutupan SEA Games di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, ditargetkan kelar awal November. Saat ini, pekerja baru menyelesaikan pemasangan kerangka panggung utama dan panggung bergerak di lapangan bola milik klub Sriwijaya FC itu. SEA Games akan dibuka pada 11 November mendatang secara serentak di Jakarta dan Palembang.
Koordinator pekerja dari PT Reka Citra, Hafid, mengatakan bahwa proses pengerjaan masih sesuai jadwal. “Semua peralatan sudah ada di lokasi, tinggal dipasang saja,” kata dia sambil berharap hujan akan lebih jarang turun. Untuk pemasangan lampu penerangan, dia menjelaskan, itu merupakan bagian dari kontraktor lainnya.
Rencananya, ada dua panggung yang akan dibuat, yaitu untuk pengisi acara dan panggung untuk para tamu undangan, termasuk media massa. Untuk penataan panggung tamu ini, pihak kontraktor mengalami sedikit hambatan pengerjaan karena belum mendapat masukan dari pihak pasukan pengamanan Presiden.
Untuk menjaga agar rumput lapangan bola itu tidak mengalami kerusakan selama proses pengerjaan, Hafid mengatakan para pekerja telah menyiapkan 1.800 lembar tripleks. Nantinya, tripleks-tripleks ini akan diletakkan secara merata sebagai alas.
Direktur The Indonesian SEA Games Organizing Committee, Sumatera Selatan, Muddai Madang, mengatakan pengisi acara pembukaan dan penutupan akan terdiri dari sejumlah artis ternama, baik dari Tanah Air, Filipina, dan Thailand. Mereka akan membawakan lagu bertema SEA Games XXVI. Sedangkan penyalaan api akan dilakukan oleh seorang atlet panah nasional. “Acara ini akan sangat semarak, bertabur bintang dan kembang api, mirip-mirip dengan opening Olimpiade Beijing," kata Muddai.
Akan ada sekitar 3.000 penari untuk menarikan beberapa tari pada saat pembukaan. Tarian bertema “Glory of Sriwijaya” itu, menurut rencana, akan dibawakan oleh pelajar dan mahasiswa asal provinsi ini. Sedangkan pada sesi tarian kolosal, acara akan dimeriahkan oleh tarian dari Sum-Sel, Papua, dan Sunda.
PARLIZA HENDRAWAN





