foto

Dua pria saling berpelukan di dekat sebuah bangunan ambruk di Ercis, dekat kota Van, Turki (25/10). Regu penolong berusaha mencari korban selamat maupun yang hilang dari reruntuhan bangunan setelah gempa besar yang menewaskan sedikitnya 264 orang dan melukai lebih dari 1.000. REUTERS / Baz Ratner

Gempa di Turki Tewaskan 523 Orang  

TEMPO.CO, Istanbul - Jumlah korban tewas akibat lindu berkekuatan 7,2 skala Richter di Propinsi Van Turki, Ahad lalu, hingga kini mencapai 523 orang.

Sedangkan korban luka-luka berjumlah 1.650 jiwa. Demikian keterangan Badan Darurat dan Bencana Alam Turki kepada pers, Kamis, 27 Oktober 2011.

Dalam sebuah pernyataan yang diterima media massa disebutkan bahwa para petugas berhasil menyelamatkan 185 orang yang tertimpa reruntuhan gedung. "Mereka terselamatkan dalam keadaan hidup."

Pemerintah Turki secara resmi meminta dunia internasional membantu ribuan orang yang kehilangan tempat tinggal. Bantuan yang diharapkan itu berupa selimut, tenda, dan obat-obatan.

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan juga meminta kepada seluruh jajaran pemerintah untuk terus bekerja keras mengatasi bencana alam yang terjadi di wilayah timur negara.

Tim evakuasi, Rabu, 26 Oktober 2011, dilaporkan berhasil menyelamatkan jiwa Gozde Bahar, perempuan yang berprofesi sebagai guru. Ia terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya dalam keadaan serius.

"Kami meminta kepada seluruh jajaran pemerintah bekerja keras selama 24 jam. Kami tahu ini sebuah kesalahan, namun dalam keadaan seperti ini, kerja keras sangat diharapkan," ujar Erdogan kepada wartawan.

REUTERS | AL JAZEERA | CA