Sahrul Gunawan
Topik
Infografis
Lahan Sahrul Gunawan Tergusur MRT
TEMPO.CO, Jakarta - Artis sekaligus penyanyi Sahrul Gunawan mengaku pasrah saat mengetahui lahan miliknya akan dijadikan proyek Mass Rapid Transportation (MRT). "Ya demi kemaslahatan bersama," ujar Sahrul di Kantor Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis, 27 Oktober 2011.
Pemain sinetron Pernikahan Dini ini mengaku tahu bahwa lahannya akan dilalui proyek MRT. Namun Sahrul memilih taat mengikuti ketetapan pemerintah. "Sekalian berkontribusi juga untuk Jakarta," kata Sahrul sambil tersenyum kepada wartawan.
Menurut penuturannya, Pemkot Jakarta Selatan memberikan ganti rugi sesuai dengan NJOP, yaitu sebesar Rp 10 juta per meter persegi. Sementara lahan yang dilepasnya seluas 5,6 meter persegi berada di Jalan Rumah Sakit Fatmawati, Cilandak Barat. "Kebetulan yang terkena itu halaman butik istri saya," ucap Sahrul lagi.
Sahrul menambahkan pembangunan proyek MRT tersebut tidak akan mengganggu usaha butik dan travel umrah yang sudah digelutinya hampir enam tahun. Lebih lanjut ia mengharapkan MRT bisa dijadikan solusi bagi kemacetan di Jakarta. "Mudah-mudahan bisa memberi kenyamanan juga buat warga yang memanfaatkannya," ujar dia.
Kehadiran Sahrul di Kecamatan Cilandak cukup menarik perhatian petugas dari Pemkot Jakarta Selatan. Bahkan usai melapor beberapa petugas meminta untuk berfoto bersama. Mengenakan kemeja berwarna ungu, dengan tersenyum Sahrul melayani permintaan petugas.
Seperti diberitakan sebelumnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun proyek MRT. Pada tahap I akan dilakukan pembangunan rel dari Lebak Bulus menuju Bundaran HI sepanjang 15,5 kilometer--5 kilometer di antaranya ada di bawah tanah.
Seluruhnya akan terdapat 13 stasiun, dan tujuh di antaranya berada di permukaan tanah. Enam stasiun bawah tanah terdapat di Masjid Al-Azhar, Istora Senayan (Ratu Plaza), Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia.
ADITYA BUDIMAN





