Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. ANTARA/Prasetyo Utomo
Topik
Foto Terkait
Arab Saudi Siapkan Layanan Kesehatan Darurat Haji
TEMPO.CO, Riyad - Kerajaan Arab Saudi benar-benar serius menerima tamu Allah yang sedang menjalankan ibadah haji. Tak hanya soal keamanan dan menjaga kebersihan lingkungan Masjidil Haram, tapi juga menyiapkan tenaga medis guna mengantisipasi jemaah yang sakit.
Rabu, 26 Oktober 2011 waktu setempat, Menteri Kesehatan Kerajaan Arab Saudi meluncurkan program layanan kesehatan gawat darurat untuk jemaah haji.
Bentuk layanan itu antara lain menyediakan 135 ambulans dengan dukungan 350 dokter di Kota Suci Mekah. "Layanan itu berjalan efektif pada 4-9 November di Arafah, Muzdalifah, dan Mina," kata Dr. Tariq bin Salim al-Amos dari Kementerian Kesehatan.
Al-Amos menjelaskan Kerajaan telah menyiapkan 80 ambulans berukuran mini sedangkan 55 lainnya adalah kendaraan besar yang digunakan secara cepat mengangkut jemaah haji dari klinik ke sejumlah rumah sakit di Jedah.
"Kami sengaja mengerahkan ambulans mini agar sanggup membawa jemaah sakit di tengah kerumunan orang," ujar salah seorang petugas dari Bulan Sabit Merah Arab Saudi (SRCA).
Selain itu, jelas petugas ini, Kerajaan juga mengerahkan lima ambulans udara untuk membawa pasien dalam kondisi kesehatan serius. "Untuk melakukan kegiatan ini kami bekerja sama dengan Otoritas Umum Angkutan Udara Sipil."
Seluruh ambulans dilengkapi dengan perlengkapan kesehatan modern serta tenaga paramedis berkualitas yang terbiasa menangani pasien-pasien gawat darurat. "Kami juga melatih staf tenaga medis untuk mengevakuasi pasien, termasuk melengkapi rumah sakit dengan peralatan keamanan, misalnya alat deteksi asap dan alarm kebakaran," ujar al-Amos.
ARAB NEWS | CA





