Boediono (kanan). TEMPO/Prima Mulia
Topik
Pemuda ''Nyelonong'' Depan Wapres Diundang Resmi
TEMPO.CO, Bandung - Anak muda yang nekat melintas di depan Wakil Presiden Boediono dalam acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-83 di Stadion Siliwangi, Bandung, adalah Ikbal Sabaruddin. Ikbal adalah mahasiswa semester akhir Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati, Jurusan Ushuludin.
Ikbal ternyata satu dari sejumlah mahasiswa yang diundang dalam peringatan acara itu. Ia duduk di barisan undangan, berdekatan dengan Riza Khaerul, Wakil Ketua KNPI Jawa Barat. “Saya tidak sempat membaca poster yang dibentangkan,” kata Riza di Bandung, Jumat, 28 Oktober 2011. “Katanya tulisannya enggak enak. Lagian saya enggak lihat.”
Riza mengaku, perwakilan organisasinya sempat diminta petugas pengamanan acara itu untuk mengklarifikasi pelaku. Yang pasti, katanya, pelaku bukan ”anggotanya”. ”Kalau dari KNPI pasti pakai jas biru,” kata Riza.
Ridwan Rustandi, salah satu pengurus Himpunan Mahasiswa Pengurus Wilayah Persatuan Islam Jawa Barat mengakui, Ikbal adalah ketua organisasinya. ”Namanya Ikbal Sabarudin, Ketua HIMA Persis Jawa Barat,” katanya.
Menurut Ridwan, organisasinya diundang untuk menghadiri perayaan Sumpah Pemuda hari ini yang dipusatkan di Bandung. Jatah undangan bagi organisasinya untuk 10 orang, yang datang delapan orang, di antaranya Ikbal. Ridwan mengaku tidak tahu apakah aksi itu sudah direncanakan rekannya atau hanya spontan. ”Kita juga tidak tahu,” katanya.
Ridwan bersama sejumlah kawannya menunggu di pintu ruang tunggu stadion sepakbola itu yang dijaga petugas keamanan. Dia mengaku belum tahu nasib kawannya itu. Pintu ruang ganti stadion itu ditutup rapat-rapat. Dua petugas keamanan berpakaian batik menjaga pintu itu. Petugas lainnya meminta peserta upacara agar tidak bergerombol di sana.
Tapi, soal tulisan yang di poster itu Ridwan tahu. Isinya, katanya, ”Sumpah Serapah 28 Oktober 2011, isinya mengutuk para koruptor, mengutuk para pejabat yang tidak amanat, dan presiden dan wakil persiden yang tidak mensejahterakan rakyat.”
Seperti diketahui, Ikbal nekat "nyelonong" di depan Wakil Presiden Boediono yang sedang duduk menghadiri acara peringatan Sumpah Pemuda itu. Melompat dari tempat duduknya, Ikbal menerabas dan sempat membentangkan karton putih di depan dadanya, di depan kursi tamu utama peringatan itu. Ikbal bahkan sempat melompat taman kecil yang memagari jajaran kursi, sebelum berhenti depan Boediono untuk membentangkan posternya.
Hanya sekelebatan, posternya dibentang. Petugas keamanan lalu berlarian menuju anak muda itu. Masih menjinjing poster, dia berlari menyusuri pinggiran lapangan hingga berhasil dijegal petugas hingga terjerambab, dan dihujani ayunan kaki petugas keamanan. Anak muda itu langsung dipiting dan diseret menuju ruang ganti stadion.
AHMAD FIKRI





