Toyota Logo (REUTERS/Mark Blinch)
Topik
Banjir Thailand, Pasar Mobil Indonesia Susut 4 Persen
TEMPO.CO, Jakarta - Banjir yang terjadi di Thailand membuat pasar mobil Indonesia diperkirakan turun 4 persen dibanding target yang ditetapkan untuk tahun ini. Anjloknya pasokan kendaraan disebabkan langkanya kiriman suku cadang dari pabrikan di Negeri Gajah putih itu.
Direktur Pemasaran Marketing PT Toyota-Astra Motor Joko Trisanyoto mengatakan, pasar mobil di Indonesia tahun ini ditargetkan mencapai 880 ribu unit. Ia memperkirakan saat ini ketersediaan mobil secara nasional turun hingga 840 ribu unit. Toyota, yang menargetkan pangsa pasar 36 persen secara nasional, berpotensi kehilangan pasokan 3 persen dari 284 ribu unit tahun lalu. “Secara otomatis, pasar kami turun 10 ribu unit,” kata dia.
Diperkirakan penurunan penjualan akan mencapai puncaknya bulan depan. Toyota saat ini masih memiliki sisa stok 2 ribu unit dan rencananya akan mendapat pasokan tambahan 1.000 unit pada November.
Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor Johnny Darmawan mengatakan, sisa stok tersebut diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pasar beberapa pekan ke depan. Pemenuhan pasokan selanjutnya masih harus menunggu keputusan dari kantor pusat Toyota Internasional. “Rencananya, 20 November ada keputusan,” ujarnya.
Banjir yang melanda Thailand sejak Juli lalu menghancurkan sentra industri otomotif yang di antaranya berada di Bangkok dan Ayutthaya. Seperti dilaporkan Bloomberg, pabrikan otomotif Honda, Toyota, dan Nissan mengalami kerugian lebih dari US$ 500 juta. Tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan diperkirakan mencapai 500 ribu orang.
PHISI ESTER JULIKAWATI





