Dinosaurus Ternyata Berdarah Panas
Dinosaurus Terbesar pun Bermigrasi
TEMPO.CO, Colorado - Apa yang dilakukan dinosaurus terbesar saat paceklik di habitatnya? Kadal raksasa ini ternyata bermigrasi sejauh ratusan kilometer untuk mencari daerah yang lebih makmur. Bukti migrasi sauropod, dinosaurus raksasa ini, ditemukan ketika ilmuwan memeriksa 32 fosil gigi dari Wyoming dan Utah di Amerika Serikat.
Gigi tersebut adalah milik dua spesies Camarasaurus, jenis sauropod yang lazim ditemukan di kawasan ini. Pola konsumsi makanan yang tercatat pada gigi dipetakan dengan mengukur isotop oksigen. Hasilnya memperlihatkan binatang ini bermigrasi dari habitatnya yang kering kerontang menuju kawasan yang kaya makanan dan air di ketinggian.
Beberapa rute mengharuskan binatang seberat 18 ton dan berleher panjang ini menempuh perjalanan sejauh 300 kilometer. Perjalanan ini bukan hal yang mudah karena sauropod harus memaksa tubuh bekerja lebih keras. Beberapa ekor dari kawanan yang bermigrasi ini mati saat pulang ke habitat aslinya.
Migrasi akibat batasan sumber daya ini disebabkan siklus cuaca. Dari sini, peneliti bisa mempelajari pola migrasi periode Jura sekitar 200-150 juta tahun lalu sekaligus mengetahui hubungannya dengan gigantisme yang terjadi pada dinosaurus yang hidup ketika itu.
"Pertanyaan bagaimana sauropod berukuran sangat besar masih dipelajari hingga saat ini. Jawaban sementara adalah struktur gigi yang tak memungkinkan untuk mengunyah memaksa binatang ini banyak memproses makanan di perutnya," ujar kepala geologi di Colorado College, Henry Fricke.
Menurut dia, migrasi terkait erat dengan gigantisme. Ketika berubah raksasa, binatang lebih mudah menempuh migrasi sehingga lebih konsisten memperoleh makanan. Konsistensi ini membuat sauropod cepat berkembang. Perjalanan panjang juga lebih efisien dilakukan binatang besar. Sebaliknya, pada binatang kecil, migrasi jarak jauh akan menguras tenaga lebih banyak.
GUARDIAN | ANTON WILLIAM





