Ahmed Shafiq. (AP)
Topik
Infografis
Kroni Mubarak Calonkan Diri Jadi Presiden Mesir
TEMPO.CO, Kairo - Ahmed Mohammed Shafiq, bekas Komandan Angkatan Udara Mesir, menyatakan diri maju sebagai calon Presiden Mesir pada pemilu mendatang. Sahabat dekat presiden terguling, Husni Mubarak, ini menyatakan sikapnya tersebut kepada media massa, Kamis, 27 Oktober 2011.
Sebelum jatuh, Husni Mubarak menunjuk Shafiq sebagai perdana menteri. Penunjukan itu dimaksudkan untuk menyelamatkan kekuasaannya. Namun tak lama kemudian, Mubarak terguling oleh unjuk rasa masyarakat, Januari lalu.
Ketka ditanya oleh Aswat Masriya (Suara Mesir), sebuah website yang didirikan oleh Yayasan Reuters, soal pencalonan dirinya menjadi Presiden Mesir, pria 70 tahun itu menjawab, "Ya, saya bakal maju dalam pemilu presiden mendatang."
Banyak rakyat Mesir percaya bahwa pada pemilu mendatang, sejumlah bekas pejabat militer akan ikut serta dalam pemilu presiden. Namun demikian, dalam pernyataannya, Shafiq berjanji tidak akan membawa-bawa unsur militerisme dalam kepemimpinannya jika kelak memimpin Mesir.
Shafiq mengundurkan diri sebagai perdana menteri beberapa hari sebelum Husni Mubarak jatuh. Selanjutnya, Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata Mesir menunjuk bekas Menteri Perhubungan Essam Sharaf sebagai penggantinya.
"Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata Mesir menerima pengunduran diri Perdana Menteri Ahmed Shafiq dan menunjuk Essam Sharaf membentuk pemerintahan baru," demikian pengumuman Dewan beberapa bulan lalu.
ARAB NEWS | BBC | CA





