foto

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo melakukan sidak proyek gorong-gorong di jalan Sudirman, Jakarta, (29/10). ANTARA/Fanny Octavianus

Gubernur Fauzi Bowo Dukung Somasi Kasus Jalan Sudirman  

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyambut baik somasi yang ingin dilayangkan Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, dan Kepolisian Daerah Metro Jaya, terhadap pelaksana proyek gorong-gorong baru di Jalan Sudirman. Dia meminta titik-titik galian itu sementara waktu ditutup dengan lembar-lembar baja tebal untuk meminimalisasi dampak bertambahnya kemacetan di ruas jalan itu.

“Target kami, proyek itu memang harus cepat selesai. Tapi saya juga ingin secara administrasi proyek itu bisa dipertanggungjawabkan karena saya ingin pemerintahan menjadi akuntabel," katanya saat mengecek jalannya pelaksanaan proyek itu di lapangan, Sabtu, 29 Oktober 2011.

Namun Fauzi juga menegaskan kalau proyek pembuatan saluran drainase baru itu memang harus dilakukan. Dia mengatakan, selama ini jika terjadi hujan besar, akan muncul genangan air di beberapa titik di jalur lambat  dan sulit dilewati sepeda motor.

Dampaknya, pengendara sepeda motor akan mengambil lajur yang kering dan mengakibatkan arus kendaraan lainnya terhambat. “Dari analisa itu, kami berkesimpulan bahwa kami harus menambah kapasitas saluran. Itu harus dilakukan."

Kemacetan lalu lintas yang terjadi sebagai dampak proyek saat ini sendiri dinilai Fauzi lebih dikarenakan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan yang bekerja tidak sinkron. Keduanya telah ditegurnya.

“Saya minta maaf karena kurang sinkron. Akan jadi pelajaran ke depan,” kata Fauzi.

Fauzi datang ke lokasi galian gorong-gorong yang ada di depan akses masuk Sudirman Central Business District (SCBD) sekitar tengah hari tadi. Fauzi yang didampingi Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono dan Wakil Kepala Dinas Pekerjaan Umum Novizal di antaranya melihat lubang selebar sekitar dua meter yang menganga di bagian kiri jalur lambat Jalan Sudirman.

ARIE FIRDAUS