foto

TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Anas Tersenyum Disebut Maju Pemilu Presiden 2014

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrat tak mau terburu-buru menentukan calon presiden meski Partai Golkar sudah siap mengusung ketua umumnya, Aburizal Bakrie, tahun depan. Penentuan calon presiden dari Partai Demokrat dilakukan paling cepat akhir 2013.

"Bagi Demokrat, 2014 masih jauh," kata Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum di Jakarta, Sabtu, 29 Oktober 2011. Tahun 2010 hingga 2013 sudah ditetapkan oleh Demokrat sebagai tahun kerja. Kata dia, "Konsentrasi Demokrat adalah menjalankan amanah rakyat sebagai pemenang pemilu 2009."

Menurut mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam ini, Demokrat berkomitmen melaksanakan hasil pemilu legislatif dan pemilu presiden 2009. "Karena Demokrat dipercaya rakyat maka kami harus bekerja," kata Anas. Dia tak mau polemik calon presiden membuat rakyat berpikir. "Kerja saja belum selesai kok sudah mikir pencalonan."

Anas mengungkapkan, penetapan calon presiden Partai Demokrat akan dilaksanakan pada akhir 2013 atau awal 2014. Tahun politik baru akan dicanangkan oleh Partai Demokrat pada 2014. "Pada waktunya, Majelis Tinggi Partai akan menentukan calon presiden," Anas menjelaskan.

Demokrat tidak terpengaruh dikotomi tokoh muda dan tokoh tua. Pemimpin rakyat adalah pemimpin terbaik yang dipilih rakyat. "Kami punya stok, baik senior maupun muda," dia menjelaskan.

Dia hanya tersenyum saat ditanya apakah bersedia mencalonkan diri sebagai presiden berikutnya.

Namun bagi Demokrat, jika ada partai yang sudah mendeklarasikan calon presiden, Anas mengucapkan selamat. Dia menegaskan, kalau sudah naik kereta pencapresan, pasti akan bertemu Partai Demokrat di 2014.

Sehari sebelumnya, dalam rapat pimpinan nasional Partai Golkar, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie menyatakan tidak menolak dicalonkan sebagai calon presiden. Dukungan kepada Aburizal disampaikan oleh seluruh Dewan Pimpinan Daerah Provinsi. Hanya Golkar baru akan mendeklarasikan calon presiden pada akhir 2012.

I WAYAN AGUS PURNOMO