foto

Angry Birds

Angry Bird Buka Toko di Cina  

TEMPO.CO, Beijing - Rovio Entertainment Oy, pencipta permainan komputer Angry Birds, akan membuka toko perdana di Cina tahun ini. Perusahaan yang berbasis di Espoo, Finlandia, itu mengincar penjualan hingga US$ 100 juta dalam tahun pertama. "Cina merupakan pasar yang berpotensi tumbuh dengan cepat," ujar Kepala Pemasaran Rovio, Peter Vesterbacka, seperti dikutip Bloomberg.

Peter tak menyebut jumlah dan lokasi toko yang akan dibuka. Namun di Negeri Beruang Merah itu Rovio akan menjual suvenir seperti boneka burung tokoh animasi Angry Birds, flip-flop, serta kostum Halloween. Sebelumnya barang-barang itu hanya bisa didapat di toko online yang mereka buka.

Angry Birds adalah permainan digital yang diinstal dalam komputer, komputer tablet, serta telepon seluler. Game yang menuai popularitas bersamaan dengan tren komputer tablet ini bercerita mengenai upaya sekelompok burung yang berniat menghancurkan kawanan babi. Pemain tinggal melontarkan burung-burung yang memasang tampang marah dengan sebuah ketapel ke arah kumpulan babi berwarna hijau, yang kadangkala terlindung oleh benteng tembok.

Peter mengatakan di Cina Angry Birds menjadi merek yang paling populer dan paling banyak dibajak dalam bentuk balon-balon dan boneka. "Melihat hal ini kami pun lantas terinspirasi untuk membuka toko," kata dia.

Bagi Rovio, penjualan suvenir Angry Birds ternyata mendongkrak nilai penjualan hingga 20 persen. Karena popularitas dan nilainya yang menguntungkan, perusahaan ini pun lantas ditaksir bernilai lebih dari US$ 1 miliar.

FERY FIRMANSYAH