indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Kamila Andini Bersinar di Film Festival Bombay


TEMPO.CO, Jakarta - Film The Mirror Never Lies yang disutradarai Kamila Andini meraih penghargaan Mumbai Film Festival 2011. Kemenangan itu diumumkan pada 20 Oktober 2011 lalu, bertepatan dengan penutupan festival film tersebut.

Kamila Andini memperoleh penghargaan “Bright Young Talent Award”, sebuah penghargaan dari juri kepada sutradara baru yang dinilai memiliki potensi luar biasa. Kamila Andini dengan The Mirror Never Lies mewakili Indonesia untuk bersaing dengan para sineas dan film yang sudah banyak mendapatkan pujian di berbagai ajang festival lainnya.

Dalam festival tersebut film karya Kamila bersaing dengan film Sleeping Beauty karya Julia Leigh yang mendapat respons positif saat ditayangkan di Cannes Film Festival tahun ini. Film asal Australia tersebut dibintangi aktris muda kenamaan, Emily Browning, yang baru saja terangkat namanya lewat film Sucker Punch karya Zack Snyder.

Selain itu ada My Little Princess – Eva Ionesco dari Prancis. Saingan yang satu ini juga memenangi film terbaik untuk kategori kompetisi internasional. Dari 14 film yang berkompetisi di Mumbai Film Festival 2011, The Mirror Never Lies adalah film kedua yang mewakili Asia, selain The Dead Sea, karya sutradara Leena Manimekalai (India). Namun film milik Kamila ini menjadi film satu-satunya yang mewakili Asia Tenggara.

The Mirror Never Lies adalah film yang bercerita tentang kehidupan Pakis, seorang gadis kecil dari Suku Bajo yang hidup di kampung di tengah laut Wakatobi. Film ini dibintangi oleh Atiqah Hasiholan dan Reza Rahadian, dan memperkenalkan Gita Novalista. The Mirror merupakan hasil kerja sama antara SET Film, WWF Indonesia, dan Pemerintah Daerah Wakatobi, diproduseri oleh Garin Nugroho dan Nadine Chandrawinata.

Sebelum Mumbai Film Festival, The Mirror Never Lies telah bertolak ke Busan International Film Festival (Korea) dan Vancouver International Film Festival (Canada). Di Busan film ini bersaing dengan 12 film lain dalam kategori kompetisi “New Currents”, kategori kompetisi yang mencari bakat-bakat baru yang dianggap menjadi potensi sebagai pemimpin sinema Asia di masa depan.

Ke-12 film yang ikut dalam kompetisi "New Currents" adalah Watch Indian Circus (India), Starry Starry Night ( Taiwan ), Return to Burma ( Taiwan), The Passion of A Man Called Choe Ce-U ( Korea), Nino ( Filipina ), Mourning (Iran), Lost in the Mountain ( Cina), I Carried You Home (Thailand ), Here or There (Vietnam), Damn Life (Jepang), Choked (Korea), dan August Drizlle (Sri Lanka).

Kamila yang masih berada di Mumbai akan segera memboyong karyanya untuk berjibaku di Tokyo International Film Festival. Film ini akan masuk dalam kategori “The Winds of Asia”, sebuah kategori yang memutar film-film terpilih dari Asia tahun ini.

AGUSLIA







Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X