foto

REUTERS/Beawiharta

Indeks Regional Asia Melorot  

TEMPO.CO, Singapura - Indeks saham regional Asia hari ini, Selasa 1 November 2011, mengalami kontraksi setelah mata uang won Korea melemah dan kinerja ekonomi regional turun lantaran melemahnya ekspor ke Eropa.

Di Tokyo indeks MSCI Asia Pasific terkoreksi 0,9 persen. Sedangkan indeks Standard and Poors 500 anjlok hingga 0,4 persen.

Mata uang euro juga melemah 0,1 persen ke level US$ 1,3485, sementara won turun 0,2 persen.

Hans Goetti, Kepala Divisi Investasi Asia Finaport Investment Intelligence, mengatakan penurunan ini disebabkan oleh kinerja industri manufaktur Cina serta ekspor Korea Selatan dan Taiwan melemah sejak 2009 lalu. Selain itu ada pengaruh dari tindakan Perdana Menteri Yunani George Papandreou yang menahan referendum bail out Uni Eropa beberapa hari sebelum pertemuan negara-negara maju G-20 berlangsung di Cannes Prancis.

“Pasar tengah menunggu perkembangan kondisi ini serta melihat adanya beberapa tantangan untuk memperbaikinya," kata dia kepada Bloomberg.

Penurunan kinerja yang signifikan terjadi di sektor elektronik. Pabrikan asal Osaka Jepang, Panasonic, mengalami penurunan pendapatan hingga 4,5 persen.

Panasonic mengalami kerugian hingga 420 miliar yen atau setara dengan US$ 5,5 miliar akibat kenaikan beban operasi dan melemahnya pemintaan dari Amerika Serikat dan Eropa.

Sedangkan saham ritel elektronik asal Australia, Harvey Norman Holdings Ltd, turun 5.1 persen setelah pendapatan mereka anjlok hingga 19 persen.

FERY FIRMANSYAH