PURWANTA BS (TEMPO)
Topik
Thailand Kebanjiran, Indonesia Ambil Alih Produksi
TEMPO.CO, Jakarta - Musibah banjir Thailand agaknya akan dimanfaatkan oleh industri otomotif Indonesia. Pemerintah optimistis pertumbuhan industri otomotif nasional bakal lebih cepat lantaran ada kemungkinan relokasi sebagian produksi dari Negeri Gajah Putih itu.
"Produksi mobil 1 juta unit yang sebelumnya ditargetkan tercapai pada 2014 bisa dipercepat setahun," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat di Jakarta, Selasa 1 November 2011.
Hidayat mengatakan saat ini sejumlah produsen otomotif nasional mengambil ancang-ancang meningkatkan kapasitas produksi. Hal yang sama juga dilakukan pabrikan komponen otomotif. "Bahkan ada rencana sejumlah produsen komponen di Thailand merelokasi produksi ke Indonesia," ujarnya.
Namun Hidayat mengakui saat ini infrastruktur di Indonesia masih jadi penghambat upaya relokasi tersebut. Sebagai solusi pemerintah menyiapkan sentra produksi di beberapa kawasan industri seperti Cibitung di Bekasi serta Karawang.
Infrastruktur tambahan pun disiapkan seperti pembangunan pelabuhan peti kemas di Cilamaya, Karawang. Untuk mempercepat penataan dan penyediaan infrastruktur industri tersebut, lanjutnya, pemerintah berencana menawarkan kerja sama dengan investor asing dengan sistem built, operate and transfer (BOT).
"Dengan cara itu pembangunan bisa dipercepat karena tidak terlalu membutuhkan anggaran negara," kata dia.
Banjir yang terjadi sejak Juli lalu membuat kawasan Thailand tengah dan utara tergenang banjir. Aktivitas pabrik otomotif yang berlokasi di sana pun terganggu. Salah satunya ialah Honda Automobile Thailand di Ayutthaya yang sudah menghentikan produksinya sejak 4 Oktober.
Banjir juga berdampak pada pabrik lain seperti Toyota di Chachoengsao, Nissan di Samut Prakarn, Mitsubishi di Chon Buri, Auto Alliance di Rayong, serta Izusu di Chachoengsao.
Hal itu turut mengganggu industri otomotif Indonesia, terutama segmen kendaraan utuh (completely built up/CBU) dan suku cadang. Seperti yang dialami PT Kramayudha Tiga Berlian, Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) Mitsubishi. Rizwan Alamsyah, Manajer Pemasaran perusahaan itu, mengatakan pasokan mobil CBU seperti Pajero Sport dan double cabin Strada yang biasanya mencapai 2.000 unit per bulan kini terhenti.
AGUNG SEDAYU





