TEMPO/Dasril Roszandi
Topik
Yahoo Incar Media Iklan Online
TEMPO.CO, California - Yahoo berencana mengakuisisi perusahaan periklanan online, Interclick, senilai sekitar US$ 270 juta. Akuisisi Interclick ini dapat membantu Yahoo mendesain pemasaran dan menjaring pelanggan secara online.
Berdasarkan kesepakatan yang diajukan, Yahoo menawar saham Interclick US$ 9 per saham, nilai ini 22 persen di atas penutupan perdagangan saham Senin lalu. Penawaran ini diharapkan selesai pada awal tahun depan.
Akuisisi Interclick ini diharapkan menjadi jalan keluar dari masalah kronis yang selama ini terjadi di Yahoo, yakni perusahaan iklan membeli ruang iklan di situs Yahoo lalu menjualnya ke pengiklan dengan harga yang jauh lebih tinggi. Hal ini menyebabkan Yahoo kehilangan pendapatan puluhan juta dolar.
Melalui Interclick, kata Terence G. Kawaja, dari bank investasi Luma Partners, Yahoo akan memiliki data yang lebih baik untuk mengetahui ruang iklan yang bernilai dan menjualnya dengan harga yang lebih tinggi melalui sistem otomatis.
Seperti ditulis Wall Street Journal, sebuah sumber mengungkapkan bahwa selama ini Yahoo memperoleh sekitar US$ 600 juta per tahun dari penjualan ruang iklan melalui sistem otomatis. Bagi Yahoo, akuisisi ini memberikan kesempatan untuk memaksimalkan nilai ruang iklannya.
Interclick, perusahaan yang berbasis di New York ini memiliki pendapatan sekitar US$ 53 juta pada semester pertama tahun 2011.
Perkembangan bisnis Yahoo tahun ini tidak menggembirakan. Itu bisa dilihat dari laba pada kuartal ketiga lalu yang turun hingga 26 persen. Kondisi ini berujung pada dipecatnya Carol Bartz dari kursi Chief Executive Officer September lalu.
WALL STREET JOURNAL | IQBAL MUHTAROM





