Bus Jemaah Haji Terbakar, 2 Tewas  

TEMPO.CO, Jedah - Seorang pria dan wanita tewas setelah sebuah bus yang membawa 30 jemaah haji asal Inggris terbakar di jalan bebas hambatan Haramain dekat Jembatan Tahlia di Jedah, Selasa, 1 November 2011 pagi waktu setempat.

Kejadian tersebut tidak mempengaruh perjalanan jemaah haji lainnya yang menuju Mekah.

Pengemudi bus mengatakan, kendaraannya diparkir di pinggir jalan ketika dia melihat asap mengepul keluar dari badan bus tersebut.

"Seluruh jemaah saya minta keluar dari bus, tetapi saya tidak yakin apakah semuanya berhasil meloloskan diri dari amukan api. Sebab, kepulan asap begitu kuat," ujarnya.

Salah seorang penumpang yang berhasil lolos menghubungi Departemen Pertahanan Sipil yang kemudian mengirimkan dua tim pemadam kebakaran sebagai bantuan. Namun, kedatangan mereka terlambat karena arus lalu lintas sangat padat.

Seluruh badan bus ludes terbakar akibat ledakan dari tanki yang dipenuhi BBM. Sejumlah polisi tampak mengatur laju lalu lintas dari amukan api yang melahap bus jemaah.

Ketika Arab News tiba di lokasi, seluruh bus benar-benar gosong sampai tak menyisahkan bentuk bus. Seluruh penumpang dibawa ke tempat lebih aman.

"Sopir bus mengatakan kepada kami tidak ada penumpang di dalam bus. Tetapi beberapa orang mengatakan ada dua jemaah, terdiri dari seorang pria dan wanita, terperangkap api. Salah seorang jemaah menangis dan meratap karena ibunya masih berada dalam bus," kata seorang saksi mata.

Setelah si jago merah berhasil dijinakkan pasukan pemadam kebakaran, sejumlah petugas dari Pertahanan Sipil berhasil mengeluarkan dua mayat dari dalam bus. Namun keduanya belum diketahui asal kewarganegaraannya. Kedua jenazah dibawa ke Rumah Sakit Raja Fahd.

Letnan Kolonel Abdullah al-Amri selaku juru bicara Pertahanan Sipil di Provinsi Mekah mengatakan kepada Arab News bahwa ada 31 penumpang di dalam bus, berikut sopir bus.

"Yang meninggal dua orang, tidak ada jemaah lainnya yang tewas atau cedera dalam insiden itu," kata al-Amri seraya menambahkan kasus tersebut tidak mempengaruhi arus lalu lintas yang menuju Jedah. Selanjutnya pihak berwenang akan melakukan investigasi atas kejadian itu, tambahnya.

ARAB NEWS | CA