foto

TEMPO/Aditia Noviansyah

Lama Absen, Tim Sepak Bola Brunei Siap Unjuk Gigi  

TEMPO.CO, Jakarta - Sepuluh tahun absen dari SEA Games ternyata tak membuat Brunei Darussalam berkecil hati. Negara yang baru saja dibebaskan dari hukuman oleh induk organisasi sepak bola dunia (FIFA) Juni lalu ini mengaku siap bersaing ketat dengan tim unggulan lain.

"Ini penting bagi kami yang baru saja kena suspend. Terakhir ikut SEA Games 2001. Sudah sekian lama, tapi liga-liga sepak bola di negara kami tetap bergulir meski tidak disiarkan. Kami punya misi khusus," kata pelatih kepala tim sepak bola Brunei Darussalam, Dayem Haji Ali, dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Rabu, 2 November 2011.

FIFA memberi sanksi kepada Brunei setelah pemerintah setempat mengintervensi asosiasi sepak bola Brunei Darussalam (BAFA). Pemerintah Brunei menghapus BAFA dan membentuk asosiasi sepak bola pada Desember 2008. Intervensi pemerintah ini membuat FIFA berang. FIFA baru mencabut sanksi mereka Juni lalu.

Dayem mengatakan meski mendapat sanksi dari FIFA, liga-liga sepak bola di negerinya tetap bergulir. Karena itu, ia yakin para pemainnya bisa berbicara banyak di ajang SEA Games ini. "Kami memiliki harapan tinggi, akan kami buktikan," katanya.

Brunei akan bertemu Timor Leste, 5 November, di Stadion Lebak Bulus pukul 16.00 wib. Pelatih Timor Leste, Antonio Vereira, memastikan partai perdana bagi Brunei tak akan mudah. Antonio mengatakan tim besutannya telah menjalani berbagai laga uji coba sehingga siap bertarung. "Kami memiliki kepercayaan yang tinggi," katanya.

DWI RIYANTO AGUSTIAR