Hewlett Packard. AP/Paul Sakuma
HP Kenalkan Teknologi Tinta ''Ink Advantage''
TEMPO.CO, Jakarta - Demi penghematan, pengguna printer cenderung menggunakan tinta isi ulang dalam bentuk suntik, tetes, ataupun infus yang tidak orisinal ketimbang membeli kartrid baru yang asli.
Hewlett-Packard (HP) mencoba memecahkan mitos itu dengan memperkenalkan teknologi Ink Advantage untuk empat printernya, yaitu Deskjet K010a, Deskjet K110a All-in-One, Deskjet K209g All-in-One, serta Photosmart K510 eAll-in-One.
"HP Ink Advatage mampu mencetak hingga 600 halaman dengan satu kartrid seharga Rp 80 ribu," ujar Imelda Setijadi, Inkjet Web Solutions Retail and Stationery Director, Imaging and Printing Group HP Indonesia, dalam jumpa pers di acara Indocomtech, Kamis, 3 November 2011.
Jumlah cetakan mencapai 600 halaman ini mampu dicapai kartrid warna hitam-putih dengan cetakan yang mencapai 5 persen area coverage, atau setara dengan satu halaman teks yang ditambahi dengan diagram kecil. Artinya, untuk cetak hitam-putih, biaya per lembarnya hanya Rp 133.
Untuk tinta warna, kartrid dengan harga yang sama mampu mencetak hingga 250 lembar, juga dengan persentase 5 persen coverage area.
Menurut Imelda, selain menawarkan penghematan, teknologi Ink Advantage juga menghasilkan cetakan yang berkualitas tinggi dan menjaga keawetan printer. "Banyak printer rusak karena memakai tinta isi ulang nonorisinal," ujarnya.
Mengutip hasil studi lembaga pengujian teknis TUV SUD PSB mengenai "Studi Banding Hasil Cetak/Keandalan Kartrid di Asia", empat dari sepuluh tinta isi ulang nonorisinal ketika baru dibeli ternyata mengalami kegagalan saat digunakan.
Selama Indocomtech berlangsung dari 2 hingga 6 November di JCC Senayan HP memberikan penawaran khusus pembelian printer berteknologi Ink Advantage dengan penukaran printer lama merek apa pun.
"Selama Indocomtech, printer lama dengan kondisi apa pun akan dihargai hingga maksimal Rp 150 ribu," ujarnya. Keempat printer dengan teknologi HP Ink Advantage ini sendiri memiliki kisaran harga mulai dari Rp 649 ribu hingga Rp 1,499 juta.
RATNANING ASIH





