TEMPO/Aditia Noviansyah
Topik
TKI Asal NTT Hilang di Malaysia
TEMPO.CO, Jakarta - Nofriani Magdalena Edo alias Nofi, 27 tahun, tenaga kerja Indonesia asal Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan hilang sejak bekerja di Malaysia delapan tahun silam.
"Nofi berangkat ke Malaysia pada 2003. Sejak saat itu, tidak ada kabar darinya," kata salah satu anggota keluarga Nofi, Noferits Ngili, kepada Tempo, Ahad, 6 November 2011.
Noferits mengatakan Nofi berangkat ke Malaysia pada Desember 2003 melalui perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI), PT Anto Bintang Permai. Sejak keberangkatannya ke Malaysia sampai saat ini, tidak ada komunikasi dengan keluarga di Kupang.
Berbagai upaya telah dilakukan keluarga untuk mengetahui keberadaan Nofi, termasuk melaporkan kehilangan Nofi ke Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia dan mengecek ke PT Anto Bintang Permai.
Namun sayangnya, sampai hari ini BNP2TKI belum menginformasikan seputar keberadaan Nofi di Malaysia. Bahkan PJTKI yang memberangkatkan Nofi tidak diketahui lagi alamatnya. "PT Anto Bintang Permai kabarnya sudah tutup sejak 2004, karena memberangkatkan TKI ilegal," katanya.
Kabar terakhir, kata Noferits, Nofi bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Kuala Lumpur, Malaysia. Karena itu, dia berharap Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur dapat membantu menemukan Nofi.
"Keluarga sangat bingung atas tidak jelasnya keberadaan Nofi, maka kami minta bantuan KBRI untuk temukan Nofi," katanya.
YOHANES SEO





