Lukman Hakim Syaifuddin. TEMPO/Aditya Herlambang Putra
Topik
PPP Ajak Setgab Bahas RUU Pemilu
TEMPO.CO, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan mendesak Sekretariat Gabungan (Setgab) untuk segera membicarakan isu-isu strategis terkait pembahasan RUU Pemilu. Pembahasan menjadi penting karena RUU ini sudah masuk tahap pembahasan.
"Kami mendesak Setgab membicarakan ini," kata Wakil Ketua Umum PPP, Lukman Hakim Saifudin di gedung DPR, Senin, 7 November 2011. Jika persoalan strategis dalam RUU Pemilu tidak dibicarakan, dia yakin koalisi ini memang hanya digunakan untuk kepentingan pragmatis.
Lukman menilai, isu mengenai ambang batas parlemen dan perhitungan suara merupakan isu penting. "Isu ini menjadi bagian dari pembangunan sistem kepartaian dan politik nasional," kata dia.
Dia juga menyayangkan pembahasan RUU ini melebar dari inisiatif DPR. Awalnya, isu krusial yang akan dibahas hanya terkait ambang batas dan metode penghitungan suara. Lukman menyatakan, dalam perkembangan, pembahasan juga meliputi daerah pemilihan dan jumlah kursi.
"Apa artinya inisiatif DPR jika mengikuti daftar inventaris pemerintah?" kritiknya. Lukman mengatakan, agak sedikit aneh ada fraksi yang mengikuti usulan pemerintah, padahal sudah ada keputusan paripurna.
Meskipun masih mengambang, Lukman meminta koalisi segera melakukan pertemuan membahas persoalan-persoalan krusial ini. "Harus secepatnya karena RUU sudah memasuki tahap pembahasan," dia menjelaskan.
Lukman mewanti-wanti keutuhan koalisi jika isu ambang batas parlemen dan penghitungan suara tidak menjadi agenda Setgab. "PPP harus berpikir ulang apakah masih akan tetap di dalam koalisi atau tidak," ucapnya. Selain itu, rakyat akan bisa menilai sendiri tujuan pendirian Setgab ini.
I WAYAN AGUS PURNOMO





