foto

TEMPO/Parliza Hendrawan

PNS Palembang Dikerahkan Bersih-bersih Jakabaring

TEMPO.CO, Palembang - Setelah diprotes banyak kalangan, akhirnya pegawai negeri sipil (PNS) Pemerintah Kota Palembang turun tangan membersihkan kawasan jalan protokol, pasar tradisional, hingga objek wisata. Aksi ini sebagai kepedulian mereka sebagai bagian dari upaya menyukseskan SEA Games XXVI di Palembang dan Jakarta, 11-22 November 2011.

Berseragam olahraga dan pakaian dinas harian, mereka membersihkan selokan dari tumpukan sampah dan tanah. Sementara itu, sebagian lain tampak merapikan tanaman berupa bunga dan pepohonan.

Sekretaris Daerah Kota Palembang Husni Thamrin mengatakan, sekitar 10 ribu pegawai yang berdinas di sejumlah instansi dan dinas dikerahkan untuk mempercantik Kota Empek-empek itu. Murid sekolah dan para guru juga bakal diturunkan untuk membersihkan jalan-jalan di sekitar sekolah.

Pembersihan dipusatkan di jalur utama dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II hingga ke Kompleks Olahraga Jakabaring. Mulai Jalan Kolonel H. Burlian, Jalan Soedirman, Jembatan Ampera, hingga ke sekitar Jakabaring Sport City.

“Setiap badan atau dinas di lingkungan Pemerintah Kota Palembang bertugas membersihkan titik tertentu. Jadi, kita bagi per kawasan,” kata Husni , Selasa, 8 November 2011. Di sekitar Jakabaring mulai dari depan kantor DPRD hingga JSC, Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) membersihkan sekitar jalan utama. Sementara di sekitar Jembatan Ampera dan Masjid Agung dibersihkan oleh pegawai Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga

Arief, salah seorang pegawai, mengatakan sebelumnya belum ada perintah langsung dari pimpinan untuk melakukan bersih-bersih jalan protokol dan objek wisata. Ia memastikan kegiatan serupa bakal kembali terjadi pada waktu SEA Games berlangsung.

“Kita ditugaskan oleh pimpinan untuk stand by di titik-titik tertentu untuk menjaga kebersihan,” kata Arief. Sebelumnya, hanya institusi militer yang membersihkan kawasan sekitar JSC. Biasanya mereka bekerja sama dengan PNS dari lingkungan pemerintah provinsi.

Menurut Panglima Kodam II Sriwijaya, Mayjend TNI S. Widjonarko, anak buahnya sudah terbiasa membersikan kawasan-kawasan yang belum terjamah. “Kalau sekedar bersihkan selokan sudah biasa. Ini anak buah saya bersihkan hutan belantara pun bisa,” ujar Widjonarko.

PARLIZA HENDRAWAN