President & CEO PT. Global Mediacom Hary Tanoesoedibjo. Tempo/Rully Kesuma
Topik
Bergabung ke NasDem, Ini Alasan Hari Tanoe
TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha muda Hary Tanoesoedibyo rupanya tak hanya menekuni dunia bisnis sebagai jalan hidupnya. Belakangan, ia memutuskan terjun di bidang politik dengan bergabung ke Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Tak tanggung-tanggung, belum sebulan bergabung, Hary sudah dipercaya menjadi Ketua Dewan Pakar Partai Nasdem.
Namun, apa sebenarnya alasan Hary, yang saat ini menjadi bos Media Nusantara Citra Group, terjun ke partai besutan Surya Paloh tersebut? Usai mengikuti acara pembukaan rapat pimpinan nasional Partai Nasdem di Hotel Mercure, Ancol, Hary mengutarakan alasannya kepada wartawan.
"Sederhana. Kalau saya secara pribadi, secara visi, bagaimanapun saya ingin bisa berkontribusi kepada bangsa," ujar Hary. "Kalau secara bisnis saya sudah bisa dikatakan settle, tapi untuk konkret dalam kegiatan kemasyarakatan akan lebih nyata kalau saya terlibat. Itulah kenapa saya terjun ke politik."
Ia pun mengutarakan alasannya menerima pinangan Surya Paloh masuk ke Nasdem. "Karena saat saya berbicara dengan Pak Surya Paloh, kita memiliki perspektif dan visi yang sama, bagaimana kita membangun negeri ini. Bagaimana bisa proaktif, tulus, bekerja keras dan bekerja cepat untuk kebaikan masyarakat," ujar dia.
Hary juga menyatakan pilihannya ke Nasdem lantaran partai yang dinahkodai Patrice Rio Capella tersebut merupakan partai baru yang memiliki dinamika lebih mudah dibandingkan partai-partai politik yang sudah mapan. "Daripada mereka yang sudah punya platform yang sulit untuk dimodifikasi. Karena Partai Nasdem adalah partai baru, maka sangat mudah untuk dimodifikasi dan beradaptasi," ujarnya.
Ia berharap pengalamannya membangun bisnis di MNC Group bisa dijadikan pelajaran dan menjadi masukan berharga sebagai strategi dan target dalam membangun Partai Nasdem. "Setelah itu apakah nanti akan menjadi besar atau tidak, itu urusan Yang Maha Kuasa," kata dia.
Hary membantah jika keterlibatannya di Partai Nasdem dipicu rasa kekecewaan kepada partai-partai politik yang ada sebelumnya. Ia beralasan, keputusannya bergabung dengan Nasdem murni karena ingin berkontribusi membangun bangsa melalui gerak politik. "Kalau Anda mengatakan begitu, salah. Saya secara bisnis dari hari ke hari semakin baik. Anda bisa cek ke pasar modal, harga saham perusahaan saya semakin hari semakin naik," kata dia. "Jadi, saya tidak ada kekecewaan apapun sebagai warga negara."
MAHARDIKA SATRIA HADI





