foto

freevectorlogo.blogspot.com

Pecat Karyawan, Adobe Ubah Strategi Bisnis  

TEMPO.CO, San Jose - Produsen perangkat lunak komputer, Adobe System Inc, berencana memangkas 7 persen tenaga kerja mereka demi menghemat anggaran hingga US$ 94 juta. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari proyek restrukturisasi dan beralih fokus pada bisnis media digital dan pemasaran.

Kabar ini diumumkan selang beberapa bulan setelah pembuat software desain terbesar di dunia ini memproyeksikan peningkatan pendapatan pada kuartal keempat.

Selain mengubah rencana bisnis, Adobe yang dikenal dengan produk Photoshop dan Acrobat Reader ini juga berupaya memperbarui tampilan produk mereka dan mengikuti tren mendukung bahasa pemrogaman web HTML5 yang makin populer.

Juru Bicara perusahaan, Jodi Sorenson, mengatakan rencananya ada 750 karyawan yang akan dirumahkan. Hal ini merefleksikan pergeseran core business  perusahaan pada segmen digital media dan marketing. "Kami mengubah prioritas dan mengurangi proyek yang tak signifikan," kata dia seperti dikutip Reuters.

September lalu Direktur Keuangan Adobe, Mark Garrett, mengatakan bahwa kinerja segmen software percetakan dan penerbitan bakal tetap datar seperti kuartal sebelumnya.

Sebabnya, pendapatan dari Jepang, yang biasanya menyumbang 13 persen, turun gara-gara musibah gempa dan tsunami. Tercatat pada kuartal III tahun ini pendapatan proyek Adobe mencapai US$ 1,075 miliar hingga US$ 1,125 miliar.

FERY FIRMANSYAH