Muhammad Ali: Dunia Kehilangan Joe Frazier

Muhammad Ali: Dunia Kehilangan Joe Frazier

Joe Frazier (kiri) saat berhadapan dengan Muhammad Ali di Manila, Philipina, Oktober 1975. AP

TEMPO.CO, Los Angeles - Legenda tinju Muhammad Ali mengaku kehilangan salah satu sahabatnya setelah ditinggal Joe Frazier. Pria yang masih bergelut dengan penyakit parkinson itu menganggap Smokin Joe--julukan Frazier--sebagai salah satu juara tinju akbar dunia.

“Dunia kehilangan seorang juara besar,” klaim Ali, Rabu, 9 November 2011.

Frazier tutup usia setelah "bertarung" dengan penyakit kanker hati pada usia 67 tahun, kemarin. Publik adu jotos dunia pun merasa kehilangan salah satu legenda tinju di atas ring tersebut.

Namun justru pertarungan antara Ali dan Frazier yang masih dikenang manis sampai saat ini. Dalam duel bertajuk "Pertarungan Abad Ini" Frazier bisa membungkam si Mulut Besar pada 1971. Namun setelahnya giliran Ali sukses mengalahkan lawan besarnya dua kali termasuk pertarungan epik "Thrilla in Manila" pada 1975. “Saya akan selalu mengingat Joe dengan hormat dan mengaguminya. Simpati saya berikan kepada keluarga dan handai taulan yang ditinggal,” ucap Ali.

Hubungan antara Ali dan Frazier sempat berjalan sengit sebelum bertarung dalam laga trilogi. Namun hubungan keduanya berjalan baik dalam beberapa tahun belakangan.

Ungkapan duka sebelumnya dilancarkan Floyd Mayweather. “Istirahat dengan tenang Joe. Simpati dan doa saya buat keluarga yang ditinggal. Kami kehilangan legenda tinju,” ujar Mayweather dalam statusnya di Twitter.

ESPNSTAR | BW

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X