Umat muslim melempar jumroh Aqobah di Jamarat, Mina, Mekkah, Arab Saudi, (6/11). Selain itu mereka akan melempar jumroh Ula dan Wustho. AP/Hassan Ammar
Topik
Jemaah Haji Lampung Meninggal Dunia Saat Lempar Jumrah
TEMPO.CO, Lumajang - Jemaah haji asal Kabupaten Lumajang yang meninggal dunia di tanah suci Mekah bertambah satu lagi. Rosidi, 83 tahun, warga Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, meninggal dunia di Mina saat melakukan lempar jumrah, Rabu, 9 November 2011.
M. Mudhofar, Kepala Seksi Pelayanan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, mengatakan korban mengalami sesak napas ketika melaksanakan lempar jumrah.
""Dia terserang sesak napas. Tim medis langsung melakukan perawatan dan membawanya ke balai pengobatan haji Indonesia," kata Mudhofar kepada Tempo, Rabu, 9 November 2011. Korban meninggal dunia tak lama setelah dibawa ke balai pengobatan itu.
Mudhofar mengatakan korban sudah tiga hari ini berada di Mina untuk melakukan lempar jumrah. "Dia berangkat setelah hari raya kurban kemarin," katanya.
Sepekan terakhir ini sudah dua orang jemaah haji asal Kabupaten Lumajang yang meninggal dunia di Tanah Suci. Pertama, Sunadi, 73 tahun, jemaah asal Desa Ledok Tempuro.
Informasi yang diperoleh Tempo menyebutkan ratusan calon haji Kabupaten Lumajang mengidap sejumlah penyakit hipertensi dan diabetes kronis. Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang bahkan memasukkan sebagian di antaranya dalam kategori pengawasan.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengamatan Penyakit, Bidang Penanganan Penyakit Menular dan Penyehatan Sanitasi Dasar Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, Wahyu Wulandari, mengatakan dari 921 calon haji Kabupaten Lumajang 20 persen di antaranya masuk dalam kategori pengawasan, 50 persen observasi, dan 30 persen mandiri.
DAVID PRIYASIDHARTA





