foto

Steve Jobs. AP/Apple.com

Popularitas Steve Jobs Dominasi Media Selama 2011

TEMPO.CO, Los Angeles - Arab Spring dan Royal Wedding menjadi ungkapan terbanyak digunakan media selama 2011, sementara mendiang pendiri Apple, Steve Jobs, menjadi nama yang paling banyak disebut, demikian menurut sebuah survei global bahasa Inggris, Rabu, 9 November 2011.
 
Occupy, baik di Irak atau Wall Street, dan deficit adalah dua kata terbanyak digunakan tahun ini dalam daftar itu, kata lembaga dari Texas, Global Language Monitor.

"Pilihan kami tahun ini, untuk sebagian besar, mencerminkan ketidakpastian politik dan ekonomi yang sedang berlangsung, yang tampaknya akan mempengaruhi banyak negara maju, dengan pengecualian seperti pernikahan kerajaan Inggris dan Cina yang terus tumbuh," kata Paul JJ Payack, Presiden Global Language Monitor.

Kutipan untuk Jobs, yang meninggal pada Oktober pada usia 56 tahun, setelah berjuang selama delapan tahun melawan kanker pankreas, mengungguli pemimpin Al-Qaidah, Usamah bin Ladin, lebih dari 30 persen, kata Payack.

Kata-kata dan frase dikompilasi menggunakan algoritma komputer untuk melacak 75.000 media cetak dan elektronik di seluruh dunia, serta situs Internet dan jaringan sosial.

Arab Spring adalah frasa yang diciptakan oleh media untuk menggambarkan serangkaian pemberontakan populer di dunia Arab yang dimulai pada awal tahun 2011.

Royal Wedding mencerminkan perhatian media di seluruh dunia untuk pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton pada bulan April.

Lima besar frase tahun 2011 termasuk anger and rage yang menggambarkan suasana hati para pemilih global; climate change dan great recession, meskipun telah usai secara teknis di Amerika Serikat.

REUTERS | EZ