foto

TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Partai Nasdem Tak Selera Bahas Capres  

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Nasional Demokrat sampai hari ini belum tertarik membicarakan calon presiden yang akan mereka usung dalam Pemilihan Umum 2014 mendatang. Para pengurus partai pun tak terpancing membahas sosok-sosok potensial yang dinilai cakap untuk dicalonkan.

"Kita belum bicara soal capres karena partai ini tidak semata berorientasi pada kekuasaan. Kekuasaan penting, tapi bukan segalanya," kata Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Sugeng Suparwoto, di sela-sela pelaksanaan rapat pimpinan nasional di Hotel Mercure, Ancol, Kamis, 10 November 2011.

Ia mengatakan, saat ini Partai Nasdem hanya akan fokus memenangkan pemilu dan baru akan memunculkan calon presiden jika sudah memastikan diri memenangkan pemilihan umum legislatif, setidaknya berada di urutan tiga besar.

"Sesuai etika politik kami, yang pantas mencalonkan presiden adalah partai pemenang pemilu," ujarnya.

Namun demikian, Sugeng menyatakan sejumlah kriteria tokoh yang dinilai pantas diusung sebagai calon presiden jika Nasdem kelak memenangkan pemilu. Ia mengatakan, tokoh tersebut haruslah memiliki visi dan integritas kuat. Selain itu, tokoh tersebut juga harus mampu memenuhi kebutuhan bangsa dan tantangan internasional yang semakin dinamis.

Menurut dia, integritas menjadi faktor yang sangat vital karena tokoh yang berintegritas kuat tidak akan mudah terombang-ambing dengan situasi bangsa yang tak menentu. "Supaya tidak korup juga," ujarnya.

Sugeng enggan mengaitkan berderet kriteria tersebut dengan sejumlah tokoh yang selama ini dikenal dekat dengan Nasdem, misalnya Ketua Ormas Nasional Demokrat, Surya Paloh, yang juga membidani lahirnya Nasdem. "Kita belum identifikasi ke situ," katanya.

Begitupun dengan kemungkinan nama-nama tokoh lainnya. "Bahkan, (peserta) dilarang terbelah fokusnya tentang capres. Kita fokus memenangkan Pemilu 2014," katanya.

MAHARDIKA SATRIA HADI