Seorang petugas penyelamat memasuki sebuah bangunan yang hancur di Ercis, dekat kota Van, Turki (25/10). Regu penolong berusaha mencari korban selamat maupun yang hilang dari reruntuhan bangunan setelah gempa besar yang menewaskan sedikitnya 264 orang dan melukai lebih dari 1.000. REUTERS / Baz Ratner
Topik
Lima Tewas, 100 Orang Terkubur Akibat Gempa Turki
TEMPO.CO, Ankara - Setidaknya lima orang ditemukan tewas dan lebih dari 100 orang terkubur dalam reruntuhan bangunan akibat gempa berkekuatan 5,7 skala Richter yang terjadi di Provinsi Van, Turki Timur, Rabu malam, 9 November 2011.
Wakil Perdana Menteri Turki Besir Atalay menuturkan, korban tewas akibat runtuhnya dua bangunan hotel. "Sementara 20 orang korban lainnya terjebak dari reruntuhan–reruntuhan hotel tersebut,” kata Basir seperti dikutip CNN, Kamis, 10 November 2011.
Televisi nasional Turki, TRT Haber, menayangkan bagaimana ratusan orang terperangkap di bawah puing-puing bangunan. Saat ini, proses evakuasi sedang berlangsung. Bahkan, setidaknya lima pesawat disiapkan di Ankara untuk membawa tim penyelamat menuju Van.
Dua jurnalis juga dikabarkan terkubur dalam reruntuhan. Keduanya, seperti ditayangkan CNN, mengabarkan dalam Twitter mereka kalau mereka dalam kondisi selamat. Dalam tayangan CNN, digambarkan warga dan tim penyelamat sedang menarik seorang pria keluar dari reruntuhan. Tak dijelaskan dari stasiun berita mana kedua wartawan itu berasal. .
Provinsi Van yang terletak di Turki Timur adalah bagian terparah yang hancur dalam gempa berkekuatan 7,2 skala Richter pada 23 Oktober lalu. Badan Penanganan Darurat dan Bencana Turki mengatakan, korban tewas akibat gempa yang terjadi saat itu mencapai 600 dan lebih dari 4000 orang cedera.
Sekitar 10.000 orang kehilangan tempat tinggal setelah gempa tersebut. Adapun 25 bangunan runtuh dan 22 di antaranya telah kosong.
RIZQILLAH AZHARI | WDA | REUTERS | CNN





