foto

ANTARA/Prasetyo Utomo

Relawan di Balik Suksesnya Pelaksanaan Haji  

TEMPO.CO, Mina - Kerajaan Arab Saudi boleh bangga dengan pelaksanaan haji tahun ini yang dianggap sukses tanpa masalah. Namun, di balik kesuksesan itu, salah satu kuncinya terletak pada peran para relawan yang siap bekerja untuk para jemaah dari berbagai negara tanpa berharap bayaran.

Untuk pekerjaan itu, sedikitnya 2000 relawan dari berbagai negara yang memiliki perbedaan  sosial budaya bergabung dengan Indian Pilgrim Welfare Forum (IPWF), Jeddah Haj Welfare Forum, India Fraternity Forum (IFF), Kerala Muslim Cultural Congress (KMCC), dan Risala Study Circle.

Sebagian besar para relawan berasal dari India. Meskipun demikian, seperti disaksikan Arab News, mereka tidak membeda-bedakan asal negara jemaah dan membantu jemaah dari berbagai negara lainnya, selain India. Para volunteer ini mendapatkan sokongan penuh dari konsulat India yang bekerja sama dengan Indian Pilgrim Welfare Forum. Sedangkan untuk keperluan akomodasi di Mina diorganisir oleh India Mission.

India Fraternity Forum merupakan salah satu organisasi kelompok relawan yang telah bertahun-tahun melakukan tugasnya membantu jemaah dari berbagai negara dengan baik. Untuk mengenal mereka di lapangan sangat mudah karena dilengkapi dengan seragam kaos berwarna biru dan rompi berwarna mencolok yang disiapkan oleh World Assembly of Muslim Youth (WAMY).

Kehadiran kaum relawan ini awalnya hanya untuk membantu jemaah jompo, khususnya yang tersesat di Mina selama menjalankan rukun haji. Perkembangan berikutnya, jumlah yang tersesat jalan atau terpisah dari rombongan tak hanya kaum tua, melainkan juga jemaah laki-laki maupun perempuan berusia muda. terutama dari Asia Selatan.

Oleh sebab itu, relawan IFF berinisiatif untuk membantu mereka, tak sekedar membantu menemukan jalan kembali ke maktab (pemondokan), melainkan juga mengantarkan mereka hingga ke pemondokan.

Menurut Koordinator IFF, Mohammed Ashraf Morayur dan Wakil Koordinator Basheer P.K., kegiatan yang mereka lakukan disokong oleh Konsulat Jenderal India Ahmed Kidwaj, Konsulat Haji B.S. Mubarak, Presiden IPWF Kader Khan dan Sekretaris Jenderal Saleem Quadri.

"Kami tak mungkin bisa melakukan apa-apa kecuali mendapatkan dukungan aktif mereka. Mereka berada di lapangan bersama kami dan kami mengkoordinir seluruh kegiatan bersama mereka," kata Morayur kepada Arab News.

Tahun ini, untuk pertama kalinya IFF menyertakan 40 relawan perempuan yang bertugas membantu relawan perempuan. "Secara keseluruhan, IFF memiliki 1000 relawan. Mereka berasal dari berbagai kota di Saudi, seperti Riyadh, Jedah, Damman, Abha, dan Tabuk," jelas Morayur. "Sedangkan relawan India berasal dari 11 negara bagian dan berbicara dengan 11 bahasa," tambahnya seraya mengoreksi kabar yang menyebutkan bahwa relawan IFF hanya berasal dari kaum Kerala.

Para relawan ini berkerja 12 jam dengan sistem shift. Ketika salah satu relawan kelelahan mereka akan diganti lainnya. Untuk mengenal mereka sangat mudah karena berseragam yang disediakan WAMY. "Dimana-mana kami melihat volunteer IFF," kata Javed Ahmed, jemaah asal India.

ARAB NEWS | CA