indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Selingkuh, Sekda Garut Diusir dan Dituntut Mundur


TEMPO.CO, Garut - Ratusan santri dan masyarakat Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggelar unjuk rasa di kantor Pemerintah Daerah, Kamis, 10 November 2011. Mereka menuntut Bupati Garut untuk mencopot Sekretaris Daerah, Iman Alirahman, dari jabatannya.

Iman dituduh telah melakukan perselingkuhan dengan pejabat berinisial “T” di lingkungan Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset daerah Garut. “Iman diduga telah melakukan perzinahan,” kata Ustad Muhammad Ba’asyir dalam orasinya.

Perselingkuhan dilakukan demi mengeruk duit rakyat dan mengamankan jabatan Iman sebagai Sekretaris Daerah. Apalagi berdasarkan informasi, wanita tersebut merupakan sanak keluarga pejabat tinggi di Mabes Polri.

Menurut Ba’asyir, perselingkuhan itu diketahui masyarakat setelah suami yang bersangkutan melakukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama. Bahkan “T” juga telah mengakui perselingkuhan tersebut.

“Iman harus diusir dari Garut. Kami tidak ingin Kota Santri ini dikotori oleh pejabat seperti dia,” ujarnya.

Selain dituduh melakukan perzinahan, Iman juga dituduh sebagai salah seorang anggota jemaah Ahmadiyah. Perbuatan Iman dinilai telah merusak kredibilitas Pemerintah Kabupaten Garut dan memberikan contoh yang buruk terhadap masyarakat.

Aksi unjuk rasa ini sempat diwarnai baku hantam antara pendemo dengan anggota Kepolisian Resort Garut. Peristiwa itu berlangsung saat peserta unjuk rasa menerobos barikade polisi yang menjaga pintu gerbang Kantor Bupati dan Rumah Dinas Sekda Garut.

Beruntung ketegangan ini tidak berlangsung lama. Polisi pun akhirnya memperbolehkan pengunjuk rasa masuk lingkungan kantor Pemerintah Kabupaten Garut.

Setelah melakukan sweeping dan diketahui Sekda Iman tidak ada di tempat, para pengunjuk rasa akhirnya membubarkan diri. Namun, mereka mengancam akan kembali melakukan unjuk rasa bila tuntutannya tidak dipenuhi oleh Bupati Garut, Aceng H.M Fikri.

Sampai berita ini ditulis belum ada keterangan dari Iman terkait tuduhan para pendemo. Saat dihubungi Tempo, telpon selulernya dalam keadaan tidak aktif.

Menurut ajudannya, Indra mengatakan bahwa Iman tengah mengikuti acara di Kementerian Keuangan bersama seluruh Sekda dari Jawa Barat. “Acaranya sampai besok. Kalau mau wawancara paling nanti setelah pulang dari Jakarta,” ujar Indra kepada Tempo.

SIGIT ZULMUNIR



Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X