Barack Obama dan Nicholas Sarkozy. AP/Susan Walsh
Topik
Sarkozy Sebut PM Yunani Papandreou Gila
TEMPO.CO, Paris - Selain menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pembohong, Presiden Prancis Nicolas Sarkozy juga mengatakan Perdana Menteri Yunani George Papandreou gila dalam percakapannya dengan Presiden AS Barack Obama beberapa waktu lalu.
Penghinaan terhadap pemimpin Yunani itu terjadi saat Sarkozy dan Obama sedang menghadapi mikrofon yang mereka kira sedang mati.
Juga terungkap pada hari yang sama bahwa penerus Papandreou telah ditunjuk, yaitu mantan Wakil Presiden Bank Sentral Eropa Lucas Papademos.
Penunjukan itu terjadi setelah tiga hari perundingan di antara para pemimpin Yunani - yang harus menunjuk pemerintah sementara yang baru untuk dapat mengamankan kesepakatan utang 130 miliar euro dari zona euro dan menjaga negara itu dalam mata uang tunggal.
Sarkozy sebelumnya sudah dikecam setelah menyebut PM Israel Benyamin Netanyahu "pembohong" di kesempatan yang sama pada KTT G20 di Cannes minggu lalu.
Obama menjawab bahwa Presiden Prancis itu beruntung. Obama mengaku tak tahan dengan Netanyahu, tapi harus berurusan dengannya setiap hari.
Kasus terbaru yang melibatkan dua pemimpin negara itu telah dipublikasikan oleh harian Prancis Le Parisien.
Surat kabar itu mengatakan Sarkozy mengecam seruan Papandreou untuk melakukan referendum terkait bailout finansial untuk negaranya, yang kemudian dibatalkan pemerintah Yunani.
Presiden Prancis mengatakan kepada Obama: "Papandreou gila ini muncul dengan seruan referendumnya."
"Tapi itu karena dia tertekan, sehingga tidak ada gunanya menambah bebannya tentang hal itu. Dia sudah berlutut. KO!"
DAILY MAIL | EZ





