TEMPO/Seto Wardhana
Topik
Infografis
Wirausaha Perempuan Lebih Dipercaya Perbankan
TEMPO.CO, YOGYAKARTA - Dunia Perbankan lebih mempercayai perempuan sebagai mitra wirausaha mereka dalam transaksi peminjaman uang untuk berbisnis. Soalnya, perempuan lebih berkomitmen mengembalikan pinjaman uang ke bank ketimbang pelaku usaha laki-laki.
"Untuk perbankan perempuan lebih profitable ketimbang laki-laki," kata Direktur Finance & Strategic Bank Mandiri Pahala Mansuri kepada wartawan di sela-sela seminar Inspirasi Wirausaha Dunia Usaha Tanpa Batas Mandiri dan Femina di Hotel PhoenixN Ahad, 13 November 2011.
Pahala memerinci tingkat pengembalian wirausaha perempuan dalam meminjam uang di bank mencapai sepertiga dari total peminjaman. Sementara peengembalian peminajaman wirausaha laki-laki kurang dari itu.
"Perempuan lebih takut berutang, dan ingin segera mengembalikan peminjaman uang mereka ketimbang laki-laki," ujarnya. Meski begitu, Pahala tidak bisa memerinci lbh detil berapa banyak jumlah angkanya.
Melihat wirausaha perempuan lebih mudah bermitra, Mandiri lantas melakukan kerjasama dengan berbagai pihak yang memfokuskan diri pada institusi, media, pada pemberdayaan perempuan.
Apalagi, katanya, hingga saat ini wirausaha di Indonesia baru 0,8 persen dari total populasi penduduk Indonesia. Padahal jika keuangan perbankan berjalan baik, maka dibutuhkan 2 persen wirausaha dari total populasi penduduk Indonesia. "Karena itu seminar wirausaha seperti hari ini kami harapkan bisa mencetak wirausaha baru," kata dia.
Grafik peningkatan wirausaha baru dalam empat tahun terakhir menunjukkan peningkatan signifikan. "Ada 120.000 nasabah baru dari mikro usaha, wirausaha setiap triwulan," kata dia. Bank Mandiri menggelontorkan pinjaaman sebesar Rp 30 trilyun untuk wirausaha dan mikro, small industri.
Pemimpin Redaksi Majalah Femina. Petty Fatimah membenarkan soal grafik peningkatan wirausaha baru kaum perempuan dalam empat tahun terakhir. Meski tak menyebut angkanya, dia mengatakan pembaca femina yang semula wirausaha sebanyak 7 persen, pada tahun ini mencapai 15 persen. "Memang ada peningkatan yang signifikan para wirausaha perempuan," katanya.
BERNADA RURIT.





