MZA Djalal. TEMPO/Fully Syafi
Topik
Besok, MZA Djalal Kembali Jadi Bupati Jember
TEMPO.CO, Jember - Setelah setahun nonaktif, MZA Djalal dilantik kembali sebagai Bupati Jember, Jawa Timur, Senin, 14 November 2011. “Acara pelantikan dilakukan pukul 08.00 WIB, dipimpin langsung Gubernur Jawa Timur Soekarwo,” kata Pelaksana Tugas Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintah Kabupaten Jember, Joko Soponjono, Minggu, 13 November 2011.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Jember, Saptono Yusuf, membenarkan pengaktifan kembali MZA Djalal sebagai Bupati Jember. Pelantikan Djalal dilakukan di ruang rapat Kadari di Kantor Gubernur Jawa Timur, di Jalan Pahlawan, Surabaya. Seluruh anggota DPRD Jember telah mendapat undangan untuk menghadirinya.
Menurut Saptono, pengaktifan kembali MZA Djalal sudah merupakan keharusan. Proses hukum berkaitan dengan kasus korupsi yang dituduhkan kepadanya sudah dijalankannya, dan Mahkamah Agung menyatakannya tidak terbukti bersalah.
Seain itu, berbagai tahapan proses administrasi juga sudah rampung, yakni putusan Mahkamah Agung telah sampai di tangan Gubernur. Oleh Gubernur putusan MA diteruskan kepada Menteri Dalam Negeri disertai rekomendasi yang berisi MZA Djalal bisa kembali menduduki posisinya sebagai Bupati. Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri juga sudah turun. “Secara pribadi saya mengucapkan selamat kepada MZA Djalal karena bisa kembali sebagai Bupati Jember,” ujarnya.
Berdasarkan data yang dihimpun Tempo, MZA Djalal dilantik sebagai Bupati Jember periode 2010-2015, 25 September 2010. Sekitar dua bulan kemudian, tepatnya 9 November 2010, Mendagri menonakatifkannya dengan mengeluarkan SK Nomor 131.35-910 Tahun 2010. Isinya tentang pemberhentian sementara bagi MZA Djalal sebagai Bupati Jember.
Djalal harus menjalani proses hukum kasus korupsi pengadaan mesin daur ulang aspal senilai Rp 1,4 miliar. Kasus itu terjadi ketika Djalal masih menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Namun MA membebaskannya.
Pejabat Bupati Jember, Teddy Zarkasih, juga membenarkan Senin besok dia akan menjalani upacara serah terima jabatan kepada MZA Djalal. "Saya harap segera bisa aktif menyelesaikan beberapa persoalan, seperti mengisi 130 jabatan yang saat ini masih kosong," ucapnya.
Hingga berita ini ditulis, Djalal belum berhasil dimintai konfirmasi. Beberapa nomor telepon seluler yang biasa digunakan untuk menghubungi tidak aktif.
MAHBUB DJUNAIDY





