foto

AP/Lee Jin-man

Pasca gempa, Ekonomi Jepang Tumbuh 1,5 Persen

TEMPO.CO, Tokyo-Perekonomian Jepang sepanjang kuartal III lalu mengalami pertumbuhan pertama kali sejak musibah gempa yang meluluh lantakkan negeri sakura itu Maret lalu. "Perekonomian tumbuh 1,5 persen dibanding kuartal sebelumnya," demikian pernyataan kantor kabinet Jepang, seperti dikutip BBC, Senin 14 November 2011. 



Pertumbuhan itu terutama disokong oleh membaiknya ekspor. Selain itu, Yasuo Yamamoto, analis Mizuho Research Institute mengatakan, pertumbuhan di kuartal ketiga mencerminkan pulihnya jaringan pasokan barang dan jasa. "Hal ini meningkatkan produksi pabrik dan konsumsi," kata dia.


Namun Jepang agaknya mesti mewaspadai pengaruh buruk krisis Eropa dan penguatan yen. Selain itu para eksportir Jepang terutama di sektor otomotif belakangan juga dipukul musibah banjir Thailand, yang mempengaruhi pasokan suku cadang mereka.


"Karena itulah permintaan ekspor tak memberi kontribusi banyak pada pertumbuhan Jepang di masa depan," kata Yamamoto.


Pendapat ini didukung Hiromichi Shirakawa, ekonom Credit Suisse. Perekonomian Jepang telah kehilangan momentum untuk tumbuh sejak Agustus lalu," ujarnya.


FERY FIRMANSYAH