foto

George Clooney. AP/Focus Features, Giles Keyte

Kisah George Clooney Ingin Bunuh Diri  

TEMPO.CO, Kentucky - Banyaknya pesohor yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri bukanlah sesuatu yang aneh lagi. Aktor ganteng George Clooney pun mengaku pernah ingin melakukannya pada 2005 silam.

Rahasia tersebut diungkap pria 50 tahun ini di majalah Rolling Stone. Saat itu, dirinya berjuang untuk mengatasi rasa sakit akibat cedera tulang belakang ketika syuting film Syriana pada 2005. Kala itu, aktor yang pernah meraih penghargaan Golden Globe Awards dan Academy Award ini bersikukuh untuk melakukan sendiri beberapa adegan berbahaya dalam film tersebut. Padahal berat badan dan juga usianya tak mendukung sehingga ia pun mengalami rasa sakit yang dikatakan “melumpuhkannya” akibat adegan perkelahian yang dia mainkan.

Ketika film tersebut usai proses produksi, Clooney dirawat di rumah sakit. Lantas, pria kelahiran Kentucky, Amerika, ini berpikir untuk mengakhiri hidupnya akibat rasa sakit yang luar biasa. “Saya sampai pada sebuah titik ketika saya berpikir, saya tidak bisa seperti ini. Saya tidak bisa hidup,” ujar dia seperti dimuat Sydney Morning Herald, Senin, 14 November 2011.

“Saya terbaring di tempat tidur dengan infus di tangan, tidak bisa bergerak, mengalami sakit kepala yang rasanya seperti terkena stroke. Dan selama tiga minggu, saya mulai berpikir, saya mungkin harus melakukan sesuatu yang drastis tentang ini,” kata Clooney. Ia menambahkan, “Anda mulai berpikir seperti, tak ingin meninggalkan masalah. Jadi pergi ke garasi, ambil mobil, dan nyalakan mesinnya. Kelihatannya itu adalah cara terbaik untuk melakukannya.”

Namun semua rasa sakit itu terbayar ketika pada tahun berikutnya ia menggondol penghargaan dalam ajang Oscar. Clooney memenangi "Best Supporting Actor Academy Award" untuk perannya sebagai Bob Barnes.

ARBA’IYAH SATRIANI