foto

Seorang ayah mendekap anaknya yang sedang dikhitan di Klinik Kana, Jakarta (20/6). Klinik tersebut melakukan khitanan masal gratis 150 anak dari keluarga kurang mampu. Foto: ANTARA/Ujang Zaelani

Klinik Anak Mirip Taman Bermain  

TEMPO.CO, Jakarta - Inilah solusi bagi para orang tua yang kebingungan ketika sang buah hati jatuh sakit, namun enggan sekali diajak berobat. Biasanya, sang anak akan merajuk, menangis, bahkan mengelak dengan segala cara agar tidak bertemu dengan dokter apalagi suntikan. Mungkin saja, kengerian itu sudah muncul sejak awal karena suasana rumah sakit anak atau klinik anak yang biasanya tampil dengan kemasan yang tidak bersahabat.

Jika demikian, boleh jadi klinik anak “Kiddie Care Center” (KKC) menjadi solusi anyar untuk urusan ini. Sekilas, klinik ini memang “menipu” secara visual, dengan memiripkan ruangan seperti taman bermain. Secara prasarana, klinik anak dengan empat lantai ini tergolong lengkap, mulai dari spesialis umum, gigi, psikolog, hingga laboratorium untuk anak dengan konsep Your One Stop Children Center.

“Konsepnya sangat unik di tiap lantai. Seluruh dindingnya bertemakan suasana yang berbeda, seperti hutan, laut, serta astronomi bernuansa bintang-bintang dengan konsep tiga dimensi. Suasana ini bisa menimbulkan kenyamanan secara psikologis hingga anak-anak merasa tidak takut jika diobati,” kata Hanifah Oswari, dokter sekaligus penggagas klinik tersebut, dalam siaran pers yang diterima Tempo. Uniknya, klinik yang berlokasi di Jakarta Utara itu resmi dibuka dengan tanggal unik, yaitu 11-11-11.

Selain itu, klinik ini juga menyediakan ruangan khusus yang dibuat terpisah untuk anak berpenyakit menular dan tidak menular. “Hal ini untuk menghindari penularan penyakit dari satu anak ke anak lain pada saat di klinik,” ujarnya. Edukasi orang tua tentang kesehatan anak pun mendapat perhatian lebih di sini. “Semuanya itu dilakukan dengan tujuan agar dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal,” ujarnya.

AGUSLIA HIDAYAH