Barack Obama. REUTERS/Toby Melville
Infografis
KTT ASEAN Bisa Jadi Incaran Teroris
TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia Police Watch mengingatkan Kepolisian RI segera mewaspadai dan mendeteksi keamanan dan ketertiban masyarakat Bali. "Bukan mustahil momentum ini jadi incaran para pelaku teror," kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, Selasa, 15 November 2011.
Hal itu terutama ditujukan pada Kepolisian Daerah Bali menjelang acara KTT ke-19 ASEAN di Nusa Dua, Bali. Acara ini akan dihadiri banyak pemimpin dunia termasuk Presiden Amerika Barrack Obama.
Ia menyatakan ada tiga indikasi yang membuka peluang bagi aksi-aksi teror di Bali. Indikasi pertama yaitu masih adanya puluhan tersangka teroris yang berkeliaran di masyarakat dan belum berhasil diamankan aparat kepolisian.
Kedua, beberapa hari belakangan ini aparat Polri khususnya tim Densus 88 berhasil menciduk sejumlah tersangka teroris dari berbagai tempat di Tangerang, Koja, dan Bekasi. "Penangkapan ini mengindikasikan gerakan terorisme masih cukup kuat dan solid," kata dia.
Ketiga, terjadinya aksi-aksi perampokan kembali di beberapa daerah, terutama toko-toko emas. Hal tersebut kembali mengindikasikan adanya kelompok teror yang sedang menggalang dana, seperti dalam aksi teror bom sebelumnya. Ketiga indikasi, menurut Neta, perlu diwaspadai aparat keamanan, khususnya di daerah Bali.
Neta menyatakan situasi Bali relatif aman dan kondusif. Namun, ia menyatakan seluruh aparat keamanan tidak boleh lengah berdasarkan pengalaman peristiwa Bom Bali beberapa waktu lalu.
FRANSISCO ROSARIANS





