foto

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta romobongan sedang mendengarkan presentasi pembangunan treasure Bay oleh CEO Tresure Bay Jhon Ballantyne setelah peresmian pembangunan di Lagoi, Bintan, Kepri, sabtu (27/2). Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengganti nama Tresure Bay menjadi Pesona Lagoi Bintan dalam memulai kembali pembangunan kawasan wisata terpadu ekslusif yang menanamkan investasi sebesar 24 triliun rupiah dari kelompok Landmarks Holding Sdn Bhd dari Malaysia, untuk awal pembangunan memakan dana 425 juta dolar Amerika. Yuli Seperi

Norwegia Akan Tambah Investasi Minyak dan Gas  

TEMPO.CO, Jakarta - Para pengusaha Norwegia melirik Indonesia sebagai negara yang pertumbuhan investasinya baik. Paling tidak, negara Semenanjung Skandinavia ini telah menginvestasikan dananya di dalam negeri sebesar US$ 800 juta.

"Kami upayakan untuk meningkatkan investasi di bidang petroleum melalui perusahaan petroleum terbesar Norwegia, Statoil," ujar Eivind S. Homme, Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, usai penandatangan hibah di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Jumat, 18 November 2011.

Pemerintah Norwegia dan Indonesa akan membahas pertemuan investasi lanjutan pada awal tahun depan setelah sebelumnya melakukan pertemuan di Bali. "Ini merupakan total condition untuk meningkatkan kesempatan investasi," katanya.

Eivind mengatakan Indonesia sebagai bagian negara kawasan Asia Pasifik adalah wilayah yang paling menguntungkan untuk investasi. "Sekarang sudah ada 7 lisensi untuk eksplorasi di Indonesia. Kami juga akan menjajaki sektor lain yang juga bisa ditingkatkan melalui investasi dan perdagangan kedua negara."

Namun, para pengusaha Norwegia menberikan catatan agar pemerintah Indonesia meningkatkan infrastuktur, stabilitas politik, memberantas korupsi serta menciptakan iklim usaha yang transparan dan kepastian kesempatan bisnis."Karena ini dalam jangka panjang dan investasi yang besar yang akan kami bicarakan," katanya.

Ingrid Fiskaa, Deputi Menteri Pembangunan Internasional Norwegia, menegaskan meski Eropa sedang dilanda krisis dan Norwegia terkoneksi dengan negara Eropa, Indonesia diprediksi masih akan terus tumbuh. Hal ini membuat indonesia menjadi daya tarik."Semoga tidak terlalu terpengaruh seperti negara lain di Eropa. Walaupun tidak ada jaminan, kami berpikiran positif," katanya.

ALWAN RIDHA RAMDANI